Bupati Kebumen Bagikan Sembako ke Warga Kalijering Terdampak Longsor

Rinto Heksantoro - detikNews
Sabtu, 01 Mei 2021 20:08 WIB
Pemkab Kebumen
Foto: Rinto Heksantoro
Kebumen -

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto kembali mendatangi lokasi bekas tanah longsor yang terjadi pada Februari lalu di Desa Kalijering, Kecamatan Padureso. Kedatangan Arif tidak lain menyapa warga masyarakat, sekaligus membagikan sembako untuk seluruh warga desa.

Arif menerima 255 paket sembako dari para alumni SMP N 1 angkatan 1986. Kemudian ditambah 1.000 paket sembako yang juga berhasil dikumpulkan oleh para alumni SMPN 1 untuk diserahkan kepada bupati dan kemudian didistribusikan ke sejumlah wilayah termasuk di Kalijering.

"Alhamdulillah hari ini para alumni SMP N 1 Kebumen angkatan 86 melakukan aksi kemanusiaan dengan memberikan sembako kepada warga miskin yang membutuhkan. Di antaranya diberikan ke Kalijering lokasi yang kemarin belum lama ini terjadi longsor," ujar Arif di lokasi, Sabtu (1/5/2021).

Pihak alumni SMPN 1 angkatan 86 setidaknya telah mampu menggalang dana untuk aksi solidaritas kemanusiaan sebesar Rp 100 juta. Uang tersebut dibelanjakan untuk membeli 1.000 paket sembako dan dibagikan ke beberapa wilayah, seperti di Mirit dan Panti Asuhan Muhammadiyah.

Saat terjadi longsor pada 9 Februari 2021 lalu, Arif masih menjabat sebagai Wakil Bupati Kebumen. Ia langsung turun melakukan pemantauan bahkan sampai tahap akhir pencarian dalam rentang waktu kurang lebih satu minggu. Ada tiga korban jiwa dalam bencana tanah longsor tersebut.

Diketahui, bencana tanah longsor itu telah merobohkan 7 rumah hingga rata dengan tanah, dan 15 rumah lain terpaksa harus direlokasi. Arif mengatakan sejauh ini bantuan yang sudah diberikan yakni bahan material untuk pembangunan rumah dari BPBD, Baznas, dan dari LazisMu.

"Untuk relokasi rumah dilakukan secara bertahap oleh pemerintah, ini sudah mulai dikerjakan, dan Insyaallah 2022 sudah selesai," imbuhnya.

Sementara itu, Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S yang merupakan alumni SMPN 1 Kebumen mengatakan donasi kemanusiaan ini diberikan agar setidaknya bisa sedikit membantu masyarakat yang terkena dampak COVID-19.

Selain itu, donasi ini juga untuk merangsang para dermawan atau orang-orang sukses asal Kebumen yang sedang di rantau agar tidak pernah melupakan kampung halaman. Masih banyak warga Kebumen yang membutuhkan uluran tangan dari para dermawan.

"Ini untuk mengingatkan kita sekalipun tidak boleh mudik, tapi bukan berarti uang kita tidak boleh mudik. Jadi warga Kebumen yang di rantau, tetap jangan lupa kampung halaman, dan jangan pernah bosan untuk berbagi. Karena berbagi atau shodaqoh tidak pernah membuat kita miskin dan rugi," ucapnya.

(ncm/ega)