Menaker Serahkan 3.200 Paket Lebaran ke Pekerja Medis di Wisma Atlet

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 01 Mei 2021 19:07 WIB
Kemnaker
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyerahkan 3.200 paket Lebaran kepada tenaga medis dan tenaga pendukung nonmedis di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Ida menyampaikan hal ini sebagai bentuk memperingati Hari Buruh Internasional sekaligus mengapresiasi para pekerja medis yang telah membantu penanganan pandemi.

"Paket Lebaran ini sebagai apresiasi kami kepada teman-teman tenaga medis dan tenaga pendukung non medis atas seluruh perjuangannya dalam penanganan pandemi COVID-19," ujar Ida dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/5/2021).

Menurut Ida, kerja para tenaga medis dan tenaga nonmedis bukan merupakan hal mudah. Pasalnya, di tengah kelelahan, kekhawatiran, dan risiko besar terpapar COVID-19, mereka harus menjadi garda terdepan melayani pasien dan memberikan semangat pasien untuk terus berjuang melawan penyakit.

"Ini tentu saja bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Tanpa peran besar para tenaga medis dan nonmedis ini, korban dari pandemi COVID-19 ini bisa lebih banyak," ungkapnya.

Lebih lanjut Ida mengatakan perjuangan tenaga medis dan nonmedis merupakan aksi jihad yang sesungguhnya karena tak hanya bertaruh nyawa, tetapi juga berjuang menjaga nyawa orang lain.

"Kalau mau jihad sesungguhnya, contoh lah tenaga-tenaga kesehatan. Ia benar-benar jihad. Ia menyelamatkan nyawa saudara-saudara kita. Benar-benar di garda terdepan. Bayangkan kalau mereka mogok. Berapa banyak nyawa akibat COVID-19 akan melayang," jelasnya.

"Jadi kalau hari ini kami memberikan tali asih, itu gak ada apa-apanya dengan jihad yang bapak dan ibu lakukan di sini. Nggak ada apa-apanya. Jangan dilihat, itu tidak ada apa-apanya," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo mengatakan hari ini menjadi momen untuk mengingatkan tentang hak-hak dasar para pekerja yang tidak boleh dilupakan oleh pemerintah dan pemberi kerja.

"Peringatan May Day ini kami gunakan sebagai momentum peningkatan layanan dan manfaat kepada pekerja Indonesia melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan serta peningkatan layanan agar lebih cepat, mudah, dan akurat bagi pekerja," paparnya.

Menurut Anggoro, saat ini perlindungan dasar bagi pekerja memiliki urgensi yang tinggi seiring dengan peningkatan risiko kerja yang rentan dialami oleh seluruh pekerja.

"Tidak ada capaian yang lebih tinggi bagi kami selain memberikan rasa aman dan kepuasan bagi pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan," ucapnya.

Di sisi lain, salah satu perwakilan tim ambulans RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Yayan Setiawan, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah atas bantuan tersebut.

"Kami semua sebagai tim mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah memfasilitasi, juga kepada para donatur yang sudah peduli kepada pekerjaan kami di sini," pungkas Yayan.

(ncm/ega)