Mogok Kuliah 3 Hari, Mahasiswa STAIN Ambon Usir Polisi

Mogok Kuliah 3 Hari, Mahasiswa STAIN Ambon Usir Polisi

- detikNews
Kamis, 09 Mar 2006 10:33 WIB
Ambon - Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Ambon telah 3 hari ini mogok kuliah dan lebih memilih berdemo. Mereka menuntut biaya SPP dan praktikum diturunkan. Polisi yang datang untuk mengamankan, diusir dengan dilempari kayu. Aksi mahasiswa kembali digelar di depan Gedung Rektorat STAIN Ambon, Jalan Tarmizi Taher, Ambon, Kamis (9/3/2006) mulai pukul 10.30 WIT. Bagi mahasiswa, aksi hari ketiga ini merupakan deadline bagi rektorat untuk memenuhi tuntutan mereka.Mahasiswa mendesak karyawan maupun sivitas akademika yang berada di dalam ruang rektorat untuk segera mengosongkan ruangan. Namun karena desakan itu tak digubris, mahasiswa lantas menyegel pintu keluar gedung dengan mengikatnya dengan kabel telepon. Setelah menyegel gedung rektorat, mahasiswa menguasai mobil milik Pembantu Ketua I STAIN Hasan Lausalang. Mahasiswa masuk ke mobil itu dan mendudukinya. Mereka mengancam akan merusak mobil rektorat jika tuntutan tak dipenuhi. Hasan yang melakukan dialog dengan mahasiswa tidak berani memberikan keputusan karena Ketua STAIN Ambon Muhammad Attamimi saat ini masih berada di Jakarta. Attamimi menghadiri rapat Ketua STAIN se-Indonesia. Kapan dia pulang belum ada kepastian. "Kita mendesak hari ini tuntutan harus direalisir. Kalau tidak, kita akan terus berdemo," tandas Presiden Mahasiswa STAIN Ambon, Ibrahim Rohunusa.Awalnya aksi demo itu hanya dijaga sejumlah resimen mahasiswa (Menwa). Namun sekitar pukul 12.00 WIT, satu mobil patroli polisi datang. Mahasiswa langsung menyerbu mobil itu dan melemparinya dengan kayu. Mungkin karena kalah jumlah personel, mobil polisi pun memilih pergi meninggalkan kampus. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads