KCI Jelaskan Antrean Calon Penumpang di Stasiun Tanah Abang Sempat Membeludak

Farih Maulana Sidik, Rahmat Fathan - detikNews
Sabtu, 01 Mei 2021 18:26 WIB
Antrean calon penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang siang tadi
Calon penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang membeludak siang tadi. (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Antrean calon penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, sempat membeludak hingga berdesak-desakan tanpa menjaga jarak. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memberikan penjelasan terkait antrean panjang tersebut.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menyebut Stasiun Tanah Abang siang tadi ramai didatangi para pengguna KRL musiman yang hendak menuju ke Pasar Tanah Abang. Hingga pukul 17.00 WIB, tercatat sebanyak 41.965 pengguna memanfaatkan jasa KRL Commuter Line dari Stasiun Tanah Abang.

"Jumlah ini meningkat 58 persen dibanding waktu yang sama pada Sabtu pekan lalu," kata Anne dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/5/2021).

Menurut Anne, secara keseluruhan jumlah pengguna KRL hingga pukul 17.00 WIB ini mencapai 297.206 pengguna atau naik 16 persen dibanding waktu yang sama pada Sabtu, 24 April lalu. Selain Tanah Abang, stasiun lain juga mencatatkan penambahan jumlah pengguna, seperti Stasiun Tangerang (8.614 pengguna, naik 48 persen dibanding pekan lalu) dan Stasiun Cikarang (7.716 pengguna, naik 28 persen).

Dia menjelaskan di seluruh stasiun, termasuk Stasiun Tanah Abang, KAI Commuter tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku. Menurutnya, Stasiun Tanah Abang dapat diakses dari pintu utara yang terhubung dengan area integrasi antarmoda dan pintu selatan yang terhubung langsung dengan area perdagangan di jembatan penyeberangan multiguna (JPM).

"Antrean penyekatan pengguna terpantau berjalan di kedua akses pintu masuk tersebut. Sebagai alternatif, pengguna juga dapat menggunakan jasa KRL dari Stasiun Karet yang letaknya juga tidak jauh dari kawasan Pasar Tanah Abang," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Tonton Video: Pasar Tanah Abang Mulai Dipadati Pemburu Busana Lebaran

[Gambas:Video 20detik]



Anne menyebut antrean penyekatan pengguna KRL merupakan upaya menjaga agar jumlah calon penumpang yang dapat naik ke dalam tiap kereta tidak melebihi ketentuan, yaitu 74 orang per kereta. Calon penumpang juga wajib mengikuti pengukuran suhu tubuh dan dihimbau mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik KRL.

"Frekuensi perjalanan KRL juga tetap dijaga dengan mengoperasikan 984 perjalanan KRL per harinya," ujarnya.

Anne berkata ramainya pengguna di Stasiun Tanah Abang sangat berhubungan dengan kegiatan ekonomi masyarakat di kawasan Pasar Tanah Abang yang hari ini juga dipenuhi pengunjung. KAI Commuter mendukung upaya pemerintah setempat untuk menertibkan kondisi kawasan Pasar Tanah Abang dan mengupayakan protokol kesehatan tetap terjaga.

"KAI Commuter juga berharap ada pengaturan lebih lanjut mengenai jam dan hari operasional kawasan Pasar Tanah Abang agar kegiatan masyarakat tidak terkonsentrasi pada waktu-waktu tertentu," katanya.

"KAI Commuter juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi kerumunan di lokasi-lokasi yang kerap ramai pada akhir pekan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pada masa pengetatan mobilitas menjelang larangan mudik nanti, manfaatkan transportasi publik hanya untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak," imbuhnya.

Seperti diketahui, Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, sempat dipadati calon penumpang KRL pada siang tadi. Para calon penumpang itu berdesak-desakan tanpa menjaga jarak.

Dalam sebuah video di media sosial terlihat, Sabtu (1/5/2021), para penumpang KRL mengantre masuk stasiun. Antrean penumpang meluas hingga ke luar area Stasiun Tanah Abang.

Tampak sulit sekali para penumpang itu untuk bergerak masuk ke dalam stasiun. Mereka juga terlihat membawa sejumlah barang di dalam kardus hingga kresek berukuran besar.

(fas/hri)