Cegah Terorisme di Konten Digital, BNPT Sabet Penghargaan

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 01 Mei 2021 16:13 WIB
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar
Foto: Komjen Boy Rafli Amar (Solihin/detikcom)
Jakarta -

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menerima Gatra Innovation Awards 2021 atas inovasi bidang Edukasi, Kontra radikalisme, dan Deradikalisasi. Penghargaan ini diterima BNPT dalam melahirkan BNPT TV Channel sebagai inovasi baru melalui platfrom digital untuk memberikan edukasi kepada masyarakat seputar tugas kerja BNPT dalam menanggulangi dan mencegah terorisme.

BNPT TV Channel juga berfungsi menyebarkan nilai-nilai kebangsaan dan persatuan melalui program-program kreatif yang dibuat secara menarik. Dalam penghargaan ini, BNPT masuk dalam kategori layanan Kementerian dan Lembaga negara.

Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Raffi Amar menjelaskan dirilis pada Desember tahun 2020, Pembentukan BNPT TV Channel tidak lepas dari maraknya propaganda radikal di dunia maya, terutama di masa pandemi seperti saat ini.

Masyarakat yang menjadi 'captive audience' rentan terpapar paham radikalisme melalui interaksi di ruang digital. Untuk itu, BNPT TV Channel diharapkan dapat melawan propaganda negatif melalui konten kreatifnya.

"Maraknya paham radikal dan propaganda di dunia maya menjadi salah satu fokus BNPT dalam melawan propaganda radikalisme intoleran dan terorisme, baik melalui media elektronik maupun media sosial. Untuk itu, BNPT TV hadir sebagai langkah pendekatan soft power untuk mencegah radikalisme dan terorisme di tanah Air", tuturnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/5/2021).

Hadir dalam platform TV digital dan website, BNPT TV Channel menyuguhkan program-program unggul yang memberikan informasi mulai dari pencegahan hingga deradikalisasi BNPT, dengan menjunjung tinggi nilai kebangsaan. Tak hanya itu, BNPT TV Channel juga menggandeng sejumlah public figure, tayangan di dalamnya cocok ditonton seluruh kalangan masyarakat.

Lebih lanjut Boy Rafli berharap terobosan ini dapat menjadi sarana dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat sehingga imunitas masyarakat meningkat untuk melawan paham maupun ideologi radikal.

"Diharapkan mampu meningkatkan dan membuka wawasan dan pemahaman masyarakat terkait dengan fenomena penyebarluasan paham ideologi terorisme yang hari ini terjadi dalam masyarakat kita," tutupnya.

(ncm/ega)