Komisi VI Akan Panggil Erick Thohir Terkait Kasus Antigen Bekas di Sumut

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 01 Mei 2021 14:17 WIB
Martin Manurung
Martin Manurung (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung akan meminta Komisi VI dan Fraksi Partai NasDem untuk memanggil Menteri BUMN Erick Thohir terkait kasus penggunaan swab test antigen bekas di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara. Martin mengatakan harus ada tindakan evaluasi mendalam terkait kasus itu.

"Saya serahkan kepada polisi untuk melakukan pengusutan kasus tersebut sampai tuntas. Namun tidak hanya pelanggaran hukum saja yang kita lihat, ada juga permasalahan dalam fungsi pengawasan dalam manajemen perusahaan. Oleh sebab itulah kita akan panggil Menteri BUMN," kata Martin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/5/2021).

Martin akan meminta pemanggilan setelah selesai masa reses DPR. Pihaknya akan meminta penjelasan rinci dari Erick Thohir terkait kasus swab antigen bekas.

"Pada masa sidang berikutnya, saya bersama Fraksi NasDem di Komisi VI akan panggil, untuk bisa mendapat penjelasan terkait kasus ini," ujarnya.

Martin juga akan mempertanyakan anggaran tahun 2021 sebesar Rp 2 triliun untuk holding BUMN di sektor farmasi. Dia meminta pertanggungjawaban anggaran itu karena khawatir berjalan sia-sia.

"Kalau anggaran ini penggunaannya tidak diawasi dengan baik dan ketat, serta manajemen tidak diperbaiki, kami takut anggaran tersebut menjadi sia-sia. Itu juga harus dijelaskan Menteri BUMN kepada kami di Komisi VI," tutur Martin.

Ada 5 tersangka dalam kasus swab antigen bekas, simak selengkapnya

Lihat Video: Kecam Kasus Alat Tes Antigen Bekas, PAN: Sangat Keterlaluan!

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2