KKB Papua Teroris, 12 Warga Dibunuh-Sekolah Dibakar Selama 2021

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 17:46 WIB
Pesawat perintis milik Mission Aviation Fellowship (MAF) dengan registrasi PK-MAX dibakar KKB di Bandara Kampung Pagamba, Papua. Ini foto-fotonya
Pesawat perintis milik Mission Aviation Fellowship (MAF) dengan registrasi PK-MAX dibakar KKB di Bandara Kampung Pagamba, Papua (Dok. Humas Polda Papua)
Jakarta -

Pemerintah menyatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua sebagai teroris. Hal ini didasarkan pada sejumlah kekerasan dan penyerangan yang dilakukan KKB terhadap masyarakat sipil dan TNI-Polri.

Berdasarkan data dari Polda Papua, sejak Januari 2021, KKB telah melakukan aksi kekerasan yang meresahkan masyarakat sebanyak 16 kali. Dalam periode yang sama, tercatat ada 12 orang yang tewas akibat kekejian mereka.

Korban jiwa yang jatuh pun berasal dari kalangan sipil, seperti guru, siswa, tukang ojek, dan masyarakat biasa. Selain itu, personel TNI-Polri turut jadi korban.

Januari 2021

"Di bulan Januari aksi kejahatan KKB dilakukan sebanyak 5 aksi dengan menimbulkan 3 korban meninggal dunia dari personel TNI," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangannya, Jumat (30/4/2021).

Ketiga personel TNI tersebut ialah anggota Yonif 400/BR, Prada Agus Kurniawan; serta anggota Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas), yakni Pratu Dedi Hamdani dan Pratu Roy Vebrianto.

Selain menyerang aparat TNI, pada Januari lalu, KKB menembaki helikopter di Tembagapura pada Rabu (6/1). Akibat penembakan tersebut, terjadi kebocoran pada tangki helikopter. Pada hari yang sama, pesawat perintis milik Mission Aviation Fellowship (MAF) dengan registrasi PK-MAX dibakar KKB di Bandara Kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Pilot yang merupakan WN Amerika Serikat, Alex Luferchek, sempat diancam hingga berhasil dievakuasi ke Jayapura.

Selang sehari kemudian, 2 base transceiver station (BTS) di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, dibakar sehingga mengakibatkan jaringan komunikasi putus. Diduga BTS tersebut dibakar KKB. Dua BTS yang dibakar tersebut adalah BTS 4, yang terletak di perbukitan Pingeli, Distrik Omukia, dan BTS 5, yang terletak di perbukitan wilayah Muara Distrik Mabuggi, Kabupaten Puncak.

Februari 2021

Pada Februari, KKB tercatat melakukan aksi penyerangan sebanyak 7 kali dengan menimbulkan korban dari warga sipil sebanyak 2 orang meninggal dunia, 2 luka tembak dari personel TNI, dan 1 personel TNI gugur.

Dua BTS di Kabupaten Puncak, Papua, dibakar. Pelaku diduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) (dok Kominfo)Dua BTS di Kabupaten Puncak, Papua, dibakar. Pelaku diduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) (dok Kominfo)

"Memasuki bulan Februari tepatnya pada tanggal 1 Februari 2021, KKB pimpinan Undius Kogoy menembaki seorang warga di Intan Jaya, Papua karena dikira mata-mata," kata Kombes Kamal.

Pada Kamis (4/2), KKB kembali menembaki aparat di Hitadipa Kabupaten Intan Jaya. Akibat kontak tembak tersebut, satu anggota KKB dinyatakan tewas. Kemudian Senin (8/2), seorang warga sipil berinisial RNR (32) kembali menjadi korban kekejaman KKB di Intan Jaya, Papua. Korban RNR ditembak di depan istrinya oleh KKB yang bermodus ingin menjual minyak tanah.

Penembakan terhadap korban meninggalkan trauma di kalangan masyarakat. Lebih dari 650 warga sempat mengungsi ke gereja karena takut menjadi sasaran KKB.

Sehari setelahnya, Selasa (9/2), KKB membunuh tukang ojek yang sedang mengantarkan penumpang ke Ilaga. Korban dicegat dan ditusuk oleh KKB. Pada Jumat (12/2), KKB kembali menembak prajurit TNI yang hendak berbelanja ke kios di Sugapa Kabupaten Intan Jaya, yang mengakibatkan korban harus mendapatkan perawatan medis.

Kemudian pada Sabtu (13/2), KKB menembaki aparat gabungan TNI-Polri yang hendak mengecek lokasi korban penganiayaan di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak dan mengakibatkan seorang prajurit terluka terkena rekoset peluru dalam baku tembak tersebut.

Selang dua hari kemudian, KKB kembali melakukan penembakan ke Pos peninjauan, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua, pada Senin (15/2) sekitar pukul 08.23 WIT. Dalam peristiwa itu, anggota Satgas Yonif R 400/B, Prada Ginanjar Arianda, tertembak hingga akhirnya gugur.

Pada Minggu (28/2) pukul 00.15 WIT, KKB menembaki TNI di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengungkapkan kejadian ini bermula saat perpindahan pasukan ada dua anggota KKB menembak dari arah belakang.

Rumah Wakil Ketua DPRD di Kabupaten Puncak, Papua dibakar, pelaku diduga KKBRumah Wakil Ketua DPRD di Kabupaten Puncak, Papua dibakar, pelaku diduga KKB. (Foto: Istimewa)

"Satu orang berhasil dilumpuhkan, sedangkan 1 orang lagi lari meninggalkan temannya sambil membawa senjata, dan dari pihak TNI tidak ada korban," ujarnya.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat Video: KKB Papua Dinyatakan Teroris, Pemerintah Minta TNI-Polri Tindak Tegas

[Gambas:Video 20detik]