detikcom Do Your Magic

Genangan Masih Ada di Jl HR Rasuna Said Depan Plaza Setia Budi

Afzal Nur Iman - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 17:32 WIB
Genangan di Jl HR Rasuna Said depan Plaza Setiabudi, Jaksel, 30 April 2021. (Afzal Nur Iman/detikcom)
Genangan di Jl HR Rasuna Said depan Plaza Setiabudi, Jaksel, 30 April 2021. (Afzal Nur Iman/detikcom)
Jakarta -

Hujan semalam masih menyisakan genangan di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, tepatnya di depan Plaza Setia Budi. Padahal, jalan tersebut sudah beberapa kali ditambal.

Pantauan detikcom di lokasi pada Jumat (30/4/2021) sekitar pukul 17.00 WIB, masih terlihat genangan di jalan tersebut, tepatnya di depan Plaza Setia Budi dan di dekat JPO Plaza Setia Budi. Masih ada dua titik genangan yang terlihat.

Keduanya titik genangan tersebut memang tidak terlalu besar, hanya saja genangan itu berada di tengah jalan, tempat jalan paling cekung di sana. Di titik itu juga ada lubang saluran air, sayangnya lubang menuju saluran air berada lebih tinggi dibanding genangan air.

Jarang pengendara yang melintas di tengah jalan tersebut, kecuali pengendara yang ingin pindah dari jalur lambat menuju jalur cepat atau sebaliknya.

Jalan yang masih rawan genangan dikhawatirkan membuat jalan tersebut kembali rusak. Padahal jalan tersebut sudah beberapa kali diperbaiki. Genangan terjadi karena lubang drainase lebih tinggi dibanding cekungan di jalan tersebut.

"Kalau genangan, memang legok (cekung) tuh, antara lubang (jalan) genangan sama legok, tinggian lubang genangan, airnya nampung," ujar pemotor bernama Heri saat di lokasi, Jumat (9/4).

Genangan di Jl HR Rasuna Said depan Plaza Setiabudi, Jaksel, 30 April 2021. (Afzal Nur Iman/detikcom)Genangan di Jl HR Rasuna Said depan Plaza Setiabudi, Jaksel, 30 April 2021. (Afzal Nur Iman/detikcom)

Heri khawatir genangan di Jl HR Rasuna Said akan mempercepat kerusakan. Aspal yang digunakan sebagai tambalan akan terkelupas karena genangan tersebut. Harapannya, jalan tersebut diperbaiki secara permanen.

"Nah, hujan terakhir kapan tuh? Beberapa hari ini deh, kurang-lebih itu, ini sudah mulai hancur lagi, retak lagi," lanjutnya.

(dnu/dnu)