Kunjungi Ponpes di Bogor, MPR Dorong Peningkatan Pendidikan Kebangsaan

Faidah Umu Safuroh - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 10:55 WIB
MPR
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mengatakan bulan suci Ramadhan adalah saat yang penuh berkah jika diisi berbagai amal ibadah dan perbuatan baik. Salah satunya dengan melakukan silaturahmi kepada sesama muslim. Menurutnya, jika dilakukan dengan ikhlas maka berkah dan pahala silaturahmi akan dilipatgandakan.

Syarief juga kerap bersilaturahmi kepada ulama-ulama dan anak-anak yatim. Salah satunya mengunjungi seorang ulama besar Habib Hasan Al Attas yang dikenal sebagai Habib Empang Bogor, di pesantren atau Ma'had Nurul Fata.

"Saya merasakan nikmat dan indah dekat dengan ulama dan anak-anak yatim juga para santri," kata Syarief dalam keterangannya, Jumat (30/4/2021).

Hal itu ia ungkapkan usai menghadiri acara buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim dan santri serta bantuan sembako kepada warga dhuafa, di Ma'had Nurul Fata, Desa Pamoyanan, Bogor Selatan, Jawa Barat, Rabu (28/4). Hadir dalam acara tersebut Pimpinan Ma'had Habib Hasan Al Attas, para pengajar dan para santri.

Syarief mengutarakan hubungan baik dengan Habib Empang sudah terjalin sejak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkuasa, dan tetap terjaga hingga saat ini.

"Bapak SBY sangat menghormati beliau dan sebaliknya Habib pun sangat menghormati SBY. Habib sebagai ulama selalu memberikan wejangan, nasihat yang selalu diperhatikan oleh SBY. Ini menjadi teladan yang baik yakni terbangunnya sinergitas antara ulama dan umaro," paparnya.

Berbicara seputar santri, Syarief mengungkapkan pimpinan MPR sedang menggodok program kerja yang khusus untuk santri dan anak-anak yatim. Sebab, dari berbagai kunjungan ke berbagai pondok pesantren dan kebanyakan santrinya anak yatim, ternyata pemahaman mereka seputar bangsa dan negara sangat baik, termasuk pengetahuan tentang Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika yang dikenal sebagai Empat Pilar MPR.

"Ini bukti bahwa pengasuh-pengasuh ponpes telah sangat serius mengajarkan hal tersebut kepada santri-santrinya. Jadi saya rasa, para santri ini ke depannya akan menjadi manusia Indonesia yang unggul baik dari sisi agama, ilmu pengetahuan dan memiliki karakter kebangsaan yang bagus. Program kerja saya nanti adalah bentuk apresiasi, harapan dan perhatian saya untuk mereka," pungkasnya.

Melihat potensi besar para santri, Syarief mendorong para pimpinan dan pengasuh ponpes agar terus meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan soal kebangsaan.

"Saya sendiri akan membantu jika dibutuhkan terutama soal materi ajaran atau dalam bentuk kegiatan yang berkaitan dengan nilai-nilai luhur bangsa," tandasnya.

(akn/ega)