Iran Ancam Membalas Jika AS Tetap Desak DK PBB
Kamis, 09 Mar 2006 02:04 WIB
Jakarta - Iran mengancam akan memberikan balasan kepada Amerika Serikat (AS) berupa kekacauan dan penderitaan jika tetap ngotot mendesak Dewan Keamanan PBB (DK PBB) untuk memberikan sanksi kepada Iran."Amerika Serikat memang punya kekuatan untuk membuat penderitaan dan kerusakan, tapi dia juga rentan terkena pengrusakan dan penderitaan. Jadi apabila itu jalan yang ingin ditempuh Amerika, kita lihat saja nanti," ujar perunding utama Iran dalam masalah nuklir di IAEA, Javad Vaidi, Kamis (9/3/2006), sebagaimana dilansir kantor berita Reuters.Iran yang merupakan pemasok minyak terbesar keempat di dunia, menyatakan akan mempertimbangkan kebijakan ekspor minyaknya jika Dewan Keamanan PBB menangani kasus nuklirnya.Laporan PBB tentang kegiatan nuklir Iran sebelumnya telah diserahkan ke DK PBB untuk dipertimbangkan apakah sanksi perlu dijatuhkan.Badan Tenaga Atom PBB (IAEA) mengambil putusan itu setelah membahasnya di Wina, dalam pertemuan yang dipimpin oleh Direktur IAEA Mohamed El Baradei, hari Rabu kemarin, di Wina, Austria.DK PBB merupakan lembaga yang memiliki hak untuk menjatuhkan sanksi terhadap Iran, namun hingga saat ini masih belum jelas apakah semua angggota tetap DK PBB itu mau mendukung sanksi terhadap Iran.
(fjr/)










































