Asal-usul Mitos Babi Ngepet: Kepercayaan Jadi Kaya Tanpa Bekerja

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 29 Apr 2021 11:16 WIB
Penampakan Babi Ngepet yang Menghebohkan Warga Depok
Babi ngepet di Depok (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Warga Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), dihebohkan oleh isu babi ngepet. Kehebohan ini muncul setelah seekor babi yang disangka babi ngepet ditangkap dan dibunuh. Lalu bagaimana asal-usul mitos babi ngepet ini bermula?

Mitos babi ngepet memang sudah hidup dan berkembang menjadi cerita rakyat di Indonesia. Meskipun ada di mana-mana, cerita babi ngepet ini lekat dalam masyarakat Betawi. Seperti yang dimuat dalam buku Cerita Rakyat Betawi (2004) terbitan Dinas Kebudayaan dan Pemuseuman DKI Jakarta, babi ngepet digambarkan sebagai siluman babi yang berasal dari gunung.

Ilmu babi ngepet ini bisa didapat dari seorang kuncen gunung. Syaratnya, harus tersedia tumbal satu orang dari keluarga mereka yang ingin menjadi babi ngepet. Nantinya, orang bisa berubah menjadi babi ngepet setelah memakai rompi dan bersujud. Babi ngepet bisa mengambil uang orang dengan hanya menggesek-gesekan tubuhnya pada dinding rumah.

Lalu, bagaimana asal-usul kepercayaan babi ngepet ini muncul?

Sejarawan Kuntowijoyo dalam bukunya, Muslim Tanpa Masjid, menjelaskan bahwa kepercayaan terkait pesugihan seperti babi ngepet dan tuyul ini muncul dari budaya masyarakat agraris.

Sebab, dalam masyarakat agraris, petani tak bisa menjadi kaya tanpa memperluas lahan pertanian dan membuat petani lain miskin. Maka dari itu, kemudian muncul kepercayaan soal babi ngepet yang membuat orang menjadi kaya tanpa bekerja. Ringkasnya, kepercayaan babi ngepet ini muncul karena masyarakat agraris dulu meyakini bahwa mencari kekayaan harus dengan bekerja keras di lahan pertanian, bukan berleha-leha di rumah.

Tentu, jika dikaitkan dengan konteks masyarakat modern di era Industri 4.0, kepercayaan ini tidak relevan lagi. Karena sekarang orang bisa bekerja dari rumah untuk mencari nafkah tanpa harus pergi ke ladang atau kantor.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial babi ngepet beraksi di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). Warga pun menangkap babi ini dan memasukkannya ke kandang.

Dari video dan narasi yang beredar, babi ngepet ini ditangkap di kawasan Bedahan, Sawangan, Depok. Babi ini ditangkap dini hari di RT 02 RW 04, pukul 00.20 WIB.

"Ya untuk sampai saat ini, sampai kronologi semalam ini, ya itu memang babi ngepet," kata Ketua RW 4 Bedahan Abdul Rosad saat dihubungi, Selasa (27/4).

Babi tersebut sempat disebut mengalami perubahan bentuk tubuh. Namun akhirnya babi ini dibunuh agar tak menimbulkan kerumunan warga.

Simak Video: Emak-emak Penuding Tetangga Kaya Gegara Babi Ngepet Minta Maaf

[Gambas:Video 20detik]