Melihat Aksi Polisi Tutup Mata Tersangka Teroris di Luar Negeri

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 29 Apr 2021 10:20 WIB
Tiba di Polda Metro Munarman Ditutup Matanya
Foto: Tiba di Polda Metro Munarman Ditutup Matanya (Yogi-detikcom)
Jakarta -

Mantan Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam (FPI) Munarman ditangkap terkait baiat teroris di sejumlah kota. Saat ditangkap, mata Munarman ditutup dengan kain hitam. SOP yang diterapkan polisi ini juga pernah dilakukan kepada sejumlah tersangka teroris di luar negeri.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan memberikan penjelasan. SOP ini memang diberlakukan untuk teroris.

"Ada dua hal yang perlu saya jelasin. Pertama, Munarman waktu ditangkap statusnya sebagai tersangka. Kedua, matanya ditutup, itu standar penangkapan terhadap tersangka teroris yang ditangkap," ujar Ramadhan saat dihubungi detikcom, Rabu (28/4/2021).

"Dengan pertimbangan kejahatan teror adalah kejahatan terorganisir yang jaringannya luas. Penangkapan satu jaringan akan membuka jaringan-jaringan yang lainnya," sambungnya.

Berdasarkan data pemberitaan detikcom, 22 tersangka teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap di Jawa Timur pada 18 Maret 2021 di Jawa Timur juga ditutup matanya dengan kain hitam.

Perlakuan serupa juga diterapkan terhadap 19 tersangka terorisme di Makassar, Sulsel, yang ditangkap pada Rabu (6/1/2021). Dari 19 tersangka teroris yang telah dibawa ke Jakarta itu, tiga orang di antaranya adalah perempuan. Semua tersangka matanya juga ditutup dengan kain hitam. Hal ini juga diberlakukan untuk tersangka teroris perempuan yang bercadar.

Lalu bagaimana dengan tersangka teroris di luar negeri? Mereka tersangka teroris di luar negeri juga ditutup matanya dengan kain hitam. Berikut ini daftarnya: