Round Up

Akankah Dewas KPK Lebih Bertaji Usai Ada Indriyanto Seno Adji?

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 29 Apr 2021 07:56 WIB
Indriyanto Seno Adji
Indriyanto Seno Adji (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Indriyanto Seno Adji resmi menjadi anggota Dewas KPK. Mantan pimpinan KPK itu menggantikan Artidjo Alkostar, yang telah berpulang beberapa waktu lalu.

Penunjukan Indriyanto sebagai anggota Dewas disambut baik sejumlah kalangan hingga pimpinan KPK. Indriyanto kini mengemban tugas sebagai anggota Dewas yang mengawasi internal KPK hingga memberikan izin sejumlah proses penyidikan, akankah KPK lebih bertaji dengan adanya Indriyanto?

Pengucapan sumpah jabatan Indriyanto Seno Adji digelar di Istana Negara, Rabu (28/4/2021). Acara ini digelar secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kegiatan diawali dengan dikumandangkannya lagu 'Indonesia Raya'. Setelah itu dibacakan keputusan presiden mengenai pengangkatan anggota Dewas KPK. Indriyanto Seno Adji kemudian membacakan sumpah jabatan.

Posisi Dewas KPK, yang seharusnya diisi lima orang, sempat kosong satu orang selepas Artidjo meninggal dunia pada Minggu, 28 Februari 2021. Sejak saat itu, Dewas KPK dijabat empat orang, yaitu Tumpak H Panggabean, Albertina Ho, Syamsuddin Haris, dan Harjono.

Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean menyambut baik penunjukan Indriyanto.

"Ya sangat bagus, saya sangat setuju sekali. Beliau juga punya pengalaman di KPK selaku Plt Pimpinan," kata Tumpak kepada detikcom, Rabu (28/4).

Sambutan hangat juga datang dari anggota Dewas KPK lainnya Syamsuddin Haris. Syamsuddin menghormati keputusan Presiden.

"Soal pengganti almarhum Pak Artidjo sebagai anggota Dewas, tentu saja merupakan wewenang Presiden. Dewas dalam posisi menerima siapa pun yang akhirnya ditunjuk oleh Presiden," ujar Syamsuddin secara terpisah.

Secara terpisah Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron percaya Indriyanto cocok menggantikan Artidjo sebagai anggota Dewas KPK. Pengalaman Indriyanto berkaitan dengan KPK disebut Ghufron akan memudahkannya dalam menjalankan tugas.

"KPK menghormati prerogatif Presiden untuk menunjuk pengganti Pak Artidjo Alkostar sebagai anggota Dewan Pengawas dan secara personal saya sangat mengapresiasi pilihan presiden untuk mengangkat Prof Indriyanto Seno Adji," kata Ghufron.

Seperti apa profil Indriyanto Seno Adji? Selengkapnya di halaman selanjutnya.