Kemenkes soal Kasus Tes Antigen Bekas di Kualanamu: Harus Ditindak!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 29 Apr 2021 07:14 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi
Siti Nadia Tarmizi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan turut bersuara mengenai kasus tes swab antigen yang menggunakan alat bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara. Kemenkes meminta agar oknum yang melakukan penyelewengan itu ditindak tegas.

"Tentunya harus dipatuhi dan dijalankan sesuai standar ya. Di dalam Permenkes tentang pemeriksaan rapid antigen adalah jelas aturannya. Kalau dilanggar ini pasti harus dilakukan penindakan," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Ditjen P2P Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, saat dihubungi, Rabu (28/4/2021).

Siti Nadia mengatakan bahwa standar kesehatan adalah pemeriksaan swab antigen setiap individu harus menggunakan alat yang baru. Sebab akan ada uji validitas alat.

"Kalau standar Kemkes pemeriksaan itu untuk tiap individu dan itu harus baru karena ada uji validitas alat diagnostik," jelas dia.

Kasus yang terjadi di Kualanamu ini, kata Siti Nadia adalah tindakan yang membahayakan. Dia menekankan agar aturan dan hukum harus ditegakkan.

"Ini kan membahayakan keselamatan publik jadi aturan harus ditegakkan," tutur dia.

Untuk diketahui, Polda Sumut melakukan penggerebekan tempat tes antigen di Bandara Kualanamu pada Selasa (27/4). Lokasi itu diduga menggunakan alat rapid test antigen bekas pakai yang berulang kali dimasukkan ke hidung pasien.

"Iya itu dugaan-dugaan ke arah situ semuanya didalami oleh penyidik. Makanya nanti penyidik secara komprehensif pendalaman baru nanti disampaikan," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi di Polda Sumut, Medan.

Peralatan bekas itu diduga berupa alat yang dimasukkan ke hidung. Alat itu diduga dicuci atau dibersihkan lagi setelah dipakai untuk digunakan ke pasien berikutnya.

Lihat Video: Imbas Alat Tes Antigen Bekas, Warganet Resah dan Ragukan Kimia Farma

[Gambas:Video 20detik]



(lir/man)