Polri Evaluasi Piala Menpora, Ulah Suporter Pascafinal Jadi Masalah

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 14:44 WIB
Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto (Tribrata TV)
Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto (Tribrata TV)
Jakarta -

Polri menyebut pelaksanaan Piala Menpora berjalan dengan bagus. Namun ulah suporter yang menimbulkan kerumunan hingga keributan pascafinal turnamen pramusim itu akan dievaluasi.

"Saya sedang rapat sama Menpora bahas evaluasi sepakbola. Pelaksanaan (Piala Menpora) sudah bagus," kata Asops Kapolri, Irjen Imam Sugianto, kepada wartawan, Selasa (27/4/2021).

Imam menyayangkan suporter yang berulah seusai final Piala Menpora. Menurutnya, saat ini pihaknya sedang mengevaluasi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar suporter bisa patuh terhadap ketentuan yang sudah ada mengingat pandemi COVID-19 belum berakhir.

"Iya (suporter masih jadi masalah). Kita evaluasi bagaimana mengelola masyarakat suporter supaya benar-benar patuh dengan ketentuan yang sudah dibuat. Patuh protokol kesehatan sehingga semua bisa terlaksana dengan baik," ucapnya.

Imam belum bisa memastikan apakah gelaran turnamen Liga 1 dan Liga 2 bisa berlanjut atau tidak. Dia memastikan hal tersebut masih dalam pembahasan.

"(Bisa dilanjutkan atau tidak) masih dibahas ya," ujar Imam.

Sebelumnya, Menpora Zainudin Amali optimistis kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2021 bisa terlaksana tahun ini. Menurutnya, aksi oknum suporter di akhir Piala Menpora tak berkaitan dengan keberhasilan penyelenggaraan.

Aksi suporter Persija Jakarta yang turun ke jalan merayakan kemenangan, serta fans Persib Bandung yang melakukan aksi yang merugikan di kantor sekretariat PT Persib disayangkan sejumlah pihak, termasuk Menpora.

Ia prihatin karena selama ini berbagai imbauan telah dilakukan dan suporter dari 17 tim yang berlaga di turnamen pramusim sudah menyatakan komitmennya bahkan hingga di babak final terakhir pada Minggu (25/4). Tapi ternyata hal itu tetap bisa kebobolan.

Padahal turnamen pramusim ini merupakan uji coba sebelum izin kompetisi sepakbola Liga 1 dan Liga 2 2021 diterbitkan Juli nanti. Situasi ini pun memungkinkan kans penyelenggaraan liga bakal dikaji ulang. Namun Amali punya penilaian sendiri.

(fas/fas)