1.261 Calon Bintara Polisi Terjaring Lewat Aplikasi e-Rekpro

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 10:35 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Tinjau Piala Menpora
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Foto: (dok Kemenpora)
Jakarta -

Posko Presisi Polri mulai mencatatkan capaian program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kebijakan utama transformasi organisasi. Aplikasi e-Rekpro yang diluncurkan demi mendapatkan SDM Polri yang unggul berhasil menjaring 1.261 peserta.

Penanggung jawab kegiatan 04 Posko Presisi Brigjen Sandi Nugroho menjelaskan soal program peningkatan kinerja menjadikan SDM Polri yang unggul. Aksi yang dilakukan dalam kegiatan ini meliputi peningkatan kuantitas dan kualitas SDM Polri unggul di era Police 4.0 melalui pemantapan program rekrutmen proaktif dalam proses rekrutmen Polri.

Brigjen Sandi mengatakan, aksi proaktif dalam proses rekrutmen Polri merupakan bagian rencana aksi 009 dalam aplikasi Posko Presisi yaitu affirmative action, talent scouting and reward).

Aplikasi e-Rekpro atau Rekrutmen Proaktif sejauh ini menjaring 1.261 peserta. Masing-masing melalui affirmative action 500 peserta (371 pria dan 129 wanita), penghargaan 40 peserta (30 pria dan 10 wanita) dan talent scouting 721 peserta (472 pria dan 249 wanita).

"Total calon Bintara Polisi yang terjaring melalui program Rekpro sejumlah 873 pria dan 388 wanita," kata Brigjen Sandi dalam rilis kepada wartawan, Senin (26/4/2021).

Brigjen Sandi Nugroho menuturkan, dalam implementasinya validasi data dilakukan secara bertahap di aplikasi e-Rekpro. Mulai dari ujung oleh petugas Bhabinkamtibmas langsung di lapangan sampai ke tingkat Mabes Polri untuk menentukan kelulusan calon anggota.

"Sehingga, di tingkat Mabes dapat terlihat total data pendaftar yang sudah masuk beserta status pendaftarannya," jelasnya.

Data pendaftar yang lolos seleksi di tingkat polres selanjutnya akan dilakukan penjaringan kembali di tingkat polda. Pada halaman admin polda akan terlihat jumlah data yang terkumpul dari masing-masing polres di wilayah hukum polda tersebut.

"Dari data ini polres jajaran dapat menginstruksikan petugas Bhabinkamtibmas untuk melakukan validasi data langsung di lapangan," jelasnya merinci.

Data pendaftar yang lolos seleksi di tingkat polda selanjutnya akan dilakukan validasi akhir untuk menentukan kelolosan pendaftar sebagai anggota Polri. Sehingga, pada admin Mabes terkumpul seluruh data pendaftar dari seluruh polda. Dari sini dapat terlihat sebaran data pendaftar baik dari status pendaftaran, pilihan jalur pendaftaran maupun dari wilayah polda mana sebaran pendaftar.

Secara filosofis, Brigjen Sandi Nugroho menuturkan bahwa e-Rekpro memberikan kesempatan bagi putra dan putri terbaik bangsa dapat mengikuti proses seleksi dengan baik, setelah diberikan pendampingan.

"Proses pendampingan ini diberikan agar para peserta tes dapat menjalani proses tanpa gagap. Minimal sudah memahami apa saja yang akan dialami pada saat tes. Sehingga, para peserta dapat mengikuti seleksi secara optimal," pungkasnya.

(hri/fjp)