Pengumuman Reshuffle Disebut Tak Lama Lagi, Rabu Wage Pekan Ini?

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 06:11 WIB
Tenaga Ahli KSP Ali Mochtar Ngabalin.
Foto: Ali Mochtar Ngabalin (Rahel Narda Chaterine/detikcom)
Jakarta -

DPR RI telah menyerahkan surat persetujuan penggabungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), serta pembentukan Kementerian Investasi kepada pemerintah. Lalu, kapan Presiden Joko Widodo akan mengumumkan reshuffle kabinet?

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, meyakini Jokowi tak lama lagi akan mengumumkan reshuffle. Ngabalin mengaku begitu yakin karena karakter kepemimpinan Jokowi.

"Tidak lama (reshuffle bakal diumumkan). Saya selalu bilang tidak lama karena karakter leadership Bapak Joko Widodo dalam menanggapi yang begini tidak lama, selalu cepat, dan alhamdulillah tepat," ujar Ngabalin saat dihubungi, Senin (26/4/2021).

Meski demikian, Ngabalin mengaku belum mengetahui waktu pasti pengumuman reshuffle. Pengumuman reshuffle, sebut dia, akan disesuaikan dengan jadwal Jokowi.

"Belum tahu, tapi insyaallah tidak lama. Cuma, kalau Pak Pratik (Mensesneg Pratikno) sudah (terima) surat begitu, tidak lama, karena disesuaikan dengan jadwal bapak Presiden," ucapnya.

Ngabalin waktu pengumuman reshuffle akan dilakukan apabila nomenklatur penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek serta Kementerian Investasi sudah selesai dilakukan. Menurutnya, akan ada menteri baru yang akan dilantik presiden. Namun, Ngabalin kembali mengaku belum mengetahui siapa nama calon menteri itu.

"Jadi kalau DPR sudah mengirim surat, kabarnya pekan kemarin kan, kalau ini hari Senin maka tentu saja dua hal yang menjadi pertimbangan penting itu penataan kembali kelembagaan, karena konsekuensi dari merger Kemendikbud, riset dan teknologi sama pembentukan Kementerian Investasi. Ada juga di situ surat presiden terkait dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional)," papar Ngabalin.

"Pada dua pokok ini lah kita bicarakan, karena pasti Presiden melantik kembali itu menteri, karena nomenklatur yang berubah, sehingga ada menteri yang nanti akan dilantik, yakni pendidikan dan kebudayaan dan teknologi. Begitu juga ada menteri baru yang dilantik, namanya menteri investasi, mungkin juga Kepala Badan Riset Nasional," imbuhnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: KSP Moeldoko Soal Isu Reshuffle: Hanya Presiden Yang Tahu

[Gambas:Video 20detik]