Pemotor Santuy Freestyle di Bintaro Diberi Motor, Ini Alasan Polisi

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 14:01 WIB
Pemotor santuy lepas tangan di Bintaro dinobatkan sebagai duta keselamatan berlalu lintas.
Foto: Pemotor santuy lepas tangan di Bintaro dinobatkan sebagai duta keselamatan berlalu lintas. (Kadek/detikcom)
Jakarta -

Polisi tidak hanya menobatkan Marwan sebagai duta keselamatan berlalu lintas setelah aksi santainya berkendara motor sambil lepas tangan di Bintaro, Tangerang Selatan. Marwan juga dihadiahi satu unit motor oleh polisi.

Untuk diketahui, Marwan adalah pencari pakan rumput dan motornya saat itu disita polisi karena tidak memiliki STNK. Polisi memberinya motor second agar Marwan tidak kehilangan mata pencariannya sebagai pengangkut pakan rumput.

Penyerahan sepeda motor dilakukan di Polres Tangerang Selatan, Senin (26/4/2021) pukul 11.30 WIB. Sepeda motor beserta surat kendaraan lengkap diserahkan oleh Kasatlantas Polres Tangsel AKP Bayu Marfiando kepada Marwan.

"Setelah kami telusuri bahwa ternyata Pak Marwan ini tinggal bersama ibunya, bapaknya sudah tidak ada, ada tiga orang adiknya dan motor yang digunakan pada saat kejadian viral tersebut biasa digunakan beliau untuk mengangkut pakan rumput buat kuda majikannya. Oleh karena itu, Pak Kapolres dan kami, Satlantas berinisiatif jadi jangan sampai dengan kejadian tersebut mata pencarian pak Marwan juga ikut hilang," kata Bayu.

Bayu menuturkan sepeda motor yang digunakan Marwan dalam peristiwa viral tersebut telah disita oleh polisi. Sepeda motor disita karena Marwan tidak dapat menunjukan surat-surat lengkap kepada petugas.

"Karena kendaraannya pada saat kami sita tidak memiliki surat kendaraan yang lengkap, jadi dari pengakuan beliau kendaraan itu sudah dibeli dari tahun 2017 dengan kondisi pajak mati sudah 10 tahun. BPKB entah ada di mana. Oleh karena itu pak Kapolres memberikan bantuan sepeda motor yang layak pakai dengan dokumen yang lengkap kepada bapak Marwan," tuturnya.

Meski Marwan diberi hadiah sepeda motor, Bayu mengatakan proses tilang motor yang digunakan pada saat peristiwa Marwan lepas tangan tetap berjalan. Motor tanpa surat-surat itu dibeli Marwan pada 2017 lalu seharga satu jutaan.

"Tilang tetap jalan dan kendaraan yang digunakan pada saat viral tetap kita tahan kita sita karena dokumen kendaraan tidak lengkap, jadi masuk pada sitaan kami untuk pengganti ya kami sudah siapkan kendaraan layak pakai dengan dokumen kendaraan lengkap. Pada saat itu dia beli RP 1,2 juta, tahun 2017," ujarnya.

Marwan juga difasilitasi dalam pembuatan SIM, simak di halaman selanjutnya

Saksikan juga 'Buntut Freestyle Ugal-ugalan Viral, Pemotor di Parepare Diamankan':

[Gambas:Video 20detik]