Round-Up

Kesaksian Tetangga soal Sayembara Cari Istri Rp 125 Juta

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 24 Apr 2021 22:05 WIB
Sosok Ervina Lubis (dok. Pribadi Khairuddin)
Foto: Sosok Ervina Lubis (dok. Pribadi Khairuddin)
Pekanbaru -

Sayembara yang digelar pria asal Riau, Khairuddin Siregar, untuk mencari istrinya, Ervina Lubis, yang hilang di mal terus berlanjut. Warga sekitar kediaman Khairuddin pun punya cerita sendiri soal sayembara itu.

Ada beragam cerita yang berkembang di kalangan masyarakat tempat tinggal Ervina Lubis di Tanjung Sawit, Tapung. Salah satunya soal Ervina memang sengaja pergi untuk mondok alias belajar agama di pondok pesantren.

"Kami tahunya di sini bu haji (Ervina) mau mondok, jadi warga tahu pergi ke pondok. Hanya itu yang jadi masalah, tak ada izin suaminya," kata seorang warga, Afriyanto kepada wartawan, Sabtu (24/4/2021).

Yanto mengatakan isu itu berkembang karena warga pernah mendengar cerita ada janji antara Ervina dan rekannya sebelum pergi dari rumah. Masyarakat sekitar, katanya, tak pernah mencari Ervina.

"Ada sudah pernah janjian sama teman-temannya. Katanya bukan kabur, bukan hilang, tapi memang ada rencana sudah mau mondok itu istri Pak Haji (Khairuddin Siregar)," katanya.

Dia mengaku semua warga sekitar rumah Khairuddin sudah tahu soal sayembara berhadiah Rp 125 juta itu. Warga sempat tak percaya Khairuddin membuat sayembara itu.

"Warga sini sudah tahu semua, tahu ada sayembara itu, naik terus dari Rp 75 juta sampai 125 juta. Awalnya nggak percaya juga, ternyata benar hilang," ujar Yanto.

Sosok Ervina Lubis (dok. Pribadi Khairuddin)Sosok Ervina Lubis (dok. Pribadi Khairuddin) Foto: Sosok Ervina Lubis (dok. Pribadi Khairuddin)

Ervina diketahui sempat pergi ke mal pada 18 Maret 2021. Setelah itu, dia menghilang. Ervina disebut pergi ke toilet, lalu tak kembali lagi sejak saat itu.

Khairuddin lalu menggelar sayembara agar orang-orang mau membantu mencari istrinya. Awalnya, dia menjanjikan hadiah Rp 75 juta bagi yang bisa menemukan istrinya. Kini hadiah sudah naik menjadi Rp 125 juta.

"Kita buat sayembara, sekarang Rp 125 juta kita kasih. Mudah-mudahan dengan nilai itu orang bisa serius mencari," ujar Khairuddin.

Dia juga telah melaporkan hilangnya Ervina ke polisi. Namun, belum ada titik terang di mana Ervina berada.

"Prediksi tidak tahu (ke mana). Tidak tahu di mana, bisa jadi di Medan, Jambi, atau di Riau ini. Keluarga sudah dihubungi, tidak ada yang tahu di mana," katanya.

Lihat juga video saat 'Seorang Wisatawan Hilang Terseret Ombak di Polewali Mandar':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)