Round-Up

Ironi Anggota Dewan di Aceh Jadi Pengedar Sabu hingga Dipecat Partai

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 04:38 WIB
Barang bukti sabu yang disita dari anggora DPRK Bireun Usman Sulaiman
Barang bukti kasus narkoba Usman Sulaiman (dok. BNN)
Jakarta -

Anggota DPRK Bireuen, Aceh, Usman Sulaiman ditangkap anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) karena penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Ironisnya, Usman Sulaiman diduga sebagai pemilik sekaligus pengendali jaringan narkoba.

Usman Sulaiman disergap petugas BNN, di depan Masjid Raya Idi Rayeuk, Aceh Timur, pada Selasa (20/4). Selain Usman Sulaiman, ada dua tersangka lainnya yang ditangkap, yakni Mutia dan Mahmuddin.

"Penyelundupan narkoba yang dilakukan oleh oknum anggota DPRK Bireuen, Aceh, dan dua orang lainnya," kata Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari dalam keterangan kepada detikcom, Kamis (22/4/2021).

Barang Bukti Sabu 25 Kg

Barang bukti yang disita dari Usman Sulaiman pun tidak kecil. Total ada 25 kilogram sabu yang disita dari Usman Sulaiman dkk dalam penyergapan tersebut.

Sabu tersebut diselundupkan dengan menggunakan kapal kayu dari Malaysia. Rencananya, Usman Sulaiman akan membawa sabu tersebut ke Jambi.

"(Barang bukti) disembunyikan di dalam dashboard mobil Fortuner yang hendak dibawa dan diedarkan ke Jambi," katanya.

Pengendali Jaringan

Arman mengungkapkan peran Usman Sulaiman dalam jaringan tersebut. Bukan pengedar kelas pengecer, tetapi Usman Sulaiman adalah pemilik sabu sekaligus pengendali jarinyan.

"Pemesan dan pengendali, sekaligus pemilik narkoba tersebut adalah Usman Sulaiman, mengaku anggota DPRK Bireun, Aceh," kata Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis (22/4/2021).


Halaman selanjutnya, Usman Sulaiman juga diburu Polda Sumut

Tonton juga Video: Terbongkarnya Penyelundupan Sabu Pesanan Oknum Anggota DPRK Bireuen

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3