Polri Bakal Periksa Orang Terdekat Jozeph Paul Zhang

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 16:08 WIB
Jakarta -

Tersangka kasus penistaan agama dan ujaran kebencian Shindy Paul Soerjomoelyono alias Jozeph Paul Zhang hingga kini masih jadi buron. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan Polri berencana memanggil orang terdekat Paul Zhang untuk diperiksa.

"Ya sekali lagi proses tetap berjalan, Bareskrim Polri dalam hal ini penyidik akan memeriksa orang-orang terdekat dengan yang bersangkutan, akan digali keterangan yang berhubungan dengan JPZ tersebut," ujar Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis (22/4/2021).

Rusdi enggan berkomentar apakah orang terdekat yang dimaksud adalah keluarga dari Paul Zhang. Dia hanya menyebutnya sebagai orang terdekat yang bakal diperiksa.

"Ya orang terdekat. Kemungkinan orang terdekat bisa," ucapnya.

Selain itu, Rusdi tak memerinci kapan rencana pemeriksaan untuk orang terdekat Paul Zhang. "Ya pastinya secepatnya," katanya.

Lebih lanjut Rusdi mengatakan belum ada tim dari Bareskrim Polri yang ditugaskan ke Jerman untuk mencari Jozeph. Menurutnya, Polri saat ini masih memanfaatkan komunikasi terlebih dahulu dengan kepolisian di Jerman.

"Sementara belum (tim Bareskrim ke Jerman). Karena tetap kita menggunakan komunikasi yang ada di Jerman. Karena di Jerman Polri juga memiliki atase kepolisian di sana, itu yang kita manfaatkan dan sampai saat ini juga Divisi Hubungan Internasional Polri telah berkomunikasi dengan kepolisian di Jerman. Jadi seluruh sumber daya yang ada dimanfaatkan, dikerahkan untuk menyelesaikan kasus JPZ," tutupnya.

Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto sempat mengatakan paspor Shindy Paul Soerjomoelyono alias Jozeph Paul Zhang akan dicabut. Namun kini Agus mengaku masih mempertimbangkan hal itu.

"Sudah, tadi koordinasi dengan Imigrasi, kita pertimbangkan," ujar Agus saat ditemui di Mabes Polri, Rabu (21/4).

Dia mengaku khawatir Jozeph menjadi orang tanpa kewarganegaraan. Agus mengatakan hal itu bisa membuat Jozeph kabur ke negara lain.

"Kalau dia (Jozeph) menjadi stateless kan bisa kemana-mana, biar aja dulu," ucapnya sambil berlalu.

(man/man)