Keajaiban Lailatul Qadar

Kapan Malam Lailatul Qadar Datang? Berikut Penjelasannya

Trisna Wulandari - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 15:55 WIB
3 Etika Baik yang Bisa Diterapkan Non Muslim di Bulan Ramadhan
Foto: iStock/Kapan Malam Lailatul Qadar Datang? Berikut Penjelasannya
Jakarta -

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya mempersiapkan diri menyambut malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak i'tikaf dan ibadah. Tidak heran banyak yang menanti kapan malam Lailatul Qadar datang.

Malam Lailatul Qadar datang pada bulan Ramadhan sebagai bulan penyucian jiwa.

Karenanya, malam Lailatul Qadar diduga Rasulullah datang pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Sebab, ketika itu diharapkan jiwa manusia yang berpuasa selama 20 hari sebelumnya sudah lebih sadar dan lebih suci.

Kedatangan malam Lailatul Qadar ini disampaikan Quraish Shihab dalam buku Lentera Al Quran.

Quraish Shihab menuturkan, hanya Allah yang mengetahui kapan malam Lailatul Qadar datang.

"Lailatul Qadar (Laylah al-Qadr) diduga keras terjadi pada malam ganjil setelah tanggal 20 Ramadhan, tetapi bisa saja sebelumnya," tuturnya, dikutip dari buku M. Quraish Shihab Menjawab.

Ia menuturkan, malam Lailatul Qadar adalah malam yang amat mulia. Sehingga, manusia tidak dapat membayangkan betapa mulianya.

"Karena itu, ketika menjelaskan, Al Quran mendahulukan ungkapan Wa maa Adraka (dan apakah yang menjadikan engkau mengetahui) Lailatu'l Qadr (malam Lailatul Qadar)."

Kata-kata yang digunakan manusia tidak dapat melukiskan mulianya malam itu dan nalar manusia juga sulit menjangkau.

Kendati demikian, menurut Quraish Shihab, bukan berarti malam Lailatul Qadar.
) tidak dapat ditemui, atau menemui orang selain Rasulullah SAW.

Sebab, Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan umatnya memperbanyak i'tikaf dan ibadah khususnya pada malam-malam ganjil setelah dua puluh hari Ramadhan.

Karenanya, banyak yang mencari tanda-tanda datangnya malam Lailatul Qadar. Tetapi Quraish Shihab menuturkan, banyak riwayat yang diperselisihkan ke-shahih-annya menyangkut tanda kehadiran malam Lailatul Qadar.

Menurut Quraish Shihab, tanda yang paling jelas adalah sikap dan perilaku keseharian orang yang mendapatkannya.

Lailatul Qadar dalam ayat Al Quran surat Al-Qadar digambarkan sebagai salam kedamaian sampai terbitnya fajar.

Dengan demikian, malam Lailatul Qadar menjadikan hati seseorang yang mendapatkannya selalu damai dan tenteram.

"Sehingga, orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar diantarkan dari ragu menjadi yakin, dari kebodohan kepada ilmu, dari lalai kepada ingat, khianat kepada amanat, riya kepada ikhlas, lemah kepada teguh, dan sombong kepada tahu diri," tutur Quraish Shihab dalam buku M. Quraish Shihab Menjawab.

Klik pada halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2