Prostitusi Anak di RedDoorz Plus Tebet, 15 Orang Diamankan

Sachril Agustin Berutu, Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 14:43 WIB
Polisi gerebek RedDoorz Plus di Tebet terkait prostitusi online anak di bawah umur. Penggerebekan dilakukan Rabu (21/4).
Foto: RedDoorz Plus di Tebet, Jaksel digerebek polisi terkait prostitusi online anak di bawah umur. (Rakha Alryanto/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengungkap prostitusi anak di bawah umur di RedDoorz Plus di Tebet, Jakarta Selatan. Lima belas orang diamankan dari lokasi, termasuk beberapa di antaranya anak di bawah umur.

"Telah mengamankan beberapa wanita BO (booking out) yang masih di bawah umur, joki, serta beberapa orang yang tertangkap tangan diduga keras sedang atau telah melakukan perbuatan cabul dengan korbannya adalah anak di bawah umur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Kamis (22/4/2021)

Yusri mengatakan, dari lima belas yang diamankan itu, sebagian besar anak-anak di bawah umur.

Kasus ini diungkap polisi pada Rabu (21/4) sekitar pukul 23.00 WIB. Menurut Yusri, para pelaku menawarkan anak di bawah umur untuk melayani pria hidung belang melalui aplikasi media sosial.

"(Mereka) menawarkan wanita BO, anak bawah umur dengan menggunakan aplikasi media sosial," katanya.

Dari kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa uang Rp 600 ribu, kondom, handphone, dan laptop.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 76 I juncto Pasal 88 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 2 ayat 1 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan/atau Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP.

Dihubungi terpisah, Kasatpol PP Jakarta Selatan Ujang Harmawan mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Parekraf DKI Jakarta dan kepolisian untuk tindak lanjutnya. Ujang juga akan berkomunikasi dengan PTSP Jakarta untuk menanyakan masalah perizinan RedDoorz Plus ini.

"Saya komunikasi dengan Dinas Parekraf dan PTSP Jakarta Selatan," kata Ujang.

detikcom mendatangi RedDoorz di Tebet untuk meminta tanggapan dari pihak pengelola. Namun tidak ada pihak karyawan RedDoorz yang bersedia dikonfirmasi dan bahkan pintu lobby tertutup.

(sab/mei)