Safari Ramadhan, Walkot Mojokerto Salurkan Bantuan ke Masjid-Lansia

Inkana Putri - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 22:11 WIB
Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari kembali mengalokasikan dana hibah untuk 26 tempat ibadah.
Foto: Dok. Pemkot Mojokerto
Jakarta -

Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Safari Ramadhan 1442 H. Dalam kesempatan tersebut, Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari kembali mengalokasikan dana hibah untuk 26 tempat ibadah.

Adapun upaya ini merupakan salah satu upaya Pemkot Mojokerto dalam mewujudkan cita-cita Indonesia untuk melahirkan generasi emas yang hebat, berkualitas, unggul dan berakhlakul karimah. Salah satunya yakni melalui dukungan dalam sarana prasarana tempat ibadah.

"Sejak tahun 2019, kami Pemerintah Kota Mojokerto telah mengalokasikan dana hibah untuk tempat-tempat ibadah. Salah satunya di tahun 2020 kami memberikan dana hibah senilai Rp 30 miliar untuk Masjid Agung Al Fattah. Pemberian dana hibah untuk tempat ibadah tidak hanya kami berikan pada masjid atau musala, namun tempat ibadah nonmuslim lainnya juga," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (21/4/2021).

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini juga mengungkapkan dalam penyaluran dana hibah untuk tempat ibadah, tahun ini pemerintah daerah telah menganggarkan senilai Rp 3.404.565.241.

Selain itu, Pemda juga memberikan bantuan bagi tenaga keagamaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Ning Ita menyebut tahun ini ada sebanyak 1.876 orang tenaga keagamaan dari 11 golongan yang mendapatkan bantuan.

Adapun penerima bantuan tersebut di antaranya, 778 guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ), 92 muazin, 92 takmir masjid, 93 petugas kebersihan masjid, 284 takmir musala, 53 mudin, 254 pemandi jenazah, 65 penjaga makam, 19 hafiz, 120 guru sekolah minggu dan 26 koster. Ning Ita menyebut pemberian bantuan ini merupakan apresiasi Pemda kepada para tenaga keagamaan yang telah memiliki andil dalam mencetak generasi emas yang unggul, berkualitas dan berakhlakul karimah.

"Ini merupakan bentuk kepedulian kami Pemerintah Kota Mojokerto kepada tenaga keagamaan, dimana mereka telah bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan untuk melahirkan generasi-generasi hebat, generasi emas yang unggul yang memiliki karakter Akhlakul Karimah. Seperti diketahui, pada tahun 2045 salah satu program Nasional adalah mencetak generasi emas. Dan kami, Kota Mojokerto berharap akan ada generasi hebat yang lahir dari kota tercinta ini," ungkapnya.

Di samping itu, Pemda juga memberikan bantuan bagi 1.467 lansia yang kurang mampu. Ning Ita menyampaikan bantuan tersebut sebagian telah diberikan saat Safari Ramadan Salat Subuh maupun Salat Ashar. Sementara itu sisanya akan disalurkan secara serentak pada tanggal 29 April mendatang.

"Selain bantuan JKK-JKM bagi tenaga keagamaan untuk masa tua ataupun meninggal dunia, kami juga memberikan bantuan kepada lansia. Pemerintah Kota Mojokerto telah menganggarkan dana senilai Rp 733 juta. Dengan masing-masing orang akan mendapatkan bantuan senilai Rp 500 ribu. Kami sangat berharap, bantuan-bantuan tersebut baik bantuan hibah tempat ibadah, bantuan bagi tenaga keagamaan dan bantuan lansia dapat bermanfaat," pungkasnya.

(akn/ega)