Sengketa Lahan Pertamina, Warga Pancoran Demo di PN Jaksel Tolak Digusur

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 12:40 WIB
Forum Pancoran Bersatu demo di depan PN Jaksel, Rabu (21/4/2021).
Foto: Forum Pancoran Bersatu demo di depan PN Jaksel. (Yulida/detikcom)

Begini petitum (permohonan) para penggugat:

1. Mengabulkan gugatan PARA PENGGUGAT secara keseluruhan.
2. Menyatakan PARA PENGGUGAT mempunyai alas hak yang sah untuk menguasai dan menempati Tanah Objek Sengketa.
3. Menyatakan TERGUGAT I dan TERGUGAT II kehilangan haknya karena daluwarsa atas Tanah Objek Sengketa.
4. Menyatakan batal demi hukum atau tidak mempunyai kekuatan hukum 24 (dua puluh empat) sertifikat pada Tanah Objek Sengketa yang tertulis atas nama TERGUGAT I, yaitu Sertifikat HGB Nomor 630/2003 sampai dengan Nomor 653/2003.
5. Menyatakan TERGUGAT I dan TERGUGAT II telah melakukan perbuatan melawan hukum yang sangat merugikan PARA PENGGUGAT.
6. Menghukum TERGUGAT I dan TERGUGAT II untuk membayar secara tanggung renteng atas kerugian materiil sebesar Rp 818.412.000.000,- (delapan ratus delapan belas miliar empat ratus dua belas juta rupiah) secara tunai dan sekaligus selambat-lambatnya dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari sejak putusan dalam perkara ini berkekuatan hukum tetap (in kracht van gewijsde).
7. Menghukum TERGUGAT I dan TERGUGAT II untuk membayar secara tanggung renteng atas kerugian immateriil sebesar Rp 50.000.000.000,- (lima puluh miliar rupiah) sejak harus dibayarkan secara tanggung renteng oleh TERGUGAT I dan TERGUGAT II secara tunai dan sekaligus selambat-lambatnya dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari sejak putusan dalam perkara ini berkekuatan hukum tetap (in kracht van gewijsde).
8. Menghukum TERGUGAT I dan TERGUGAT II untuk membayar bunga sebesar 6% (enam persen) per tahun dari kerugian materiil sebesar Rp 818.412.000.000,- (delapan ratus delapan belas miliar empat ratus dua belas juta rupiah) sejak putusan dalam perkara ini berkekuatan hukum tetap sampai TERGUGAT I dan TERGUGAT II benar-benar telah membayar kerugian materiil tersebut.
9. Menyatakan sah dan berharga sita jaminan (conservatoir beslag) atas Tanah Objek Sengketa dalam perkara ini, yaitu sebidang tanah seluas 2,8 Ha (dua koma delapan hektar) dengan 24 (dua puluh empat) bangunan rumah di atasnya, yang terletak di Jl Raya Pasar Minggu No 15, RT 006/RW 002, Kelurahan Pancoran, Kecamatan Pancoran, Kota Jakarta Selatan, yang dulunya adalah bekas perumahan karyawan PN Intirub di Pancoran Buntu.
10. Menyatakan Putusan ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu secara serta-merta (Uit Voorbaar Bijs Voorraad), meskipun ada upaya hukum Perlawanan (Verzet), Banding, maupun Kasasi;
11. Menghukum TERGUGAT I dan TERGUGAT II untuk membayar seluruh biaya yang timbul dalam perkara ini menurut hukum.

Seperti diketahui, sengketa lahan di Pancoran Buntu ini pernah berujung bentrokan. Bentrokan terjadi di Jalan Pasar Minggu, Pancoran, Jaksel, pada 17 Maret malam hingga 18 Maret dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah mengatakan sebelum bentrokan pecah dini hari itu, pihaknya telah menginisiasi pertemuan antara warga dengan pihak PT Pertamina pada Rabu (17/3) sore.

Halaman

(yld/zak)