Mahasiswa UIN Sumut Ngaku Diancam DO Usai Demo Dugaan Plagiat Rektor

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 13:41 WIB
Sejumlah mahasiswa UIN Sumut mengadu ke Ombudsman soal dugaan intimidasi.
Foto: Sejumlah mahasiswa UIN Sumut mengadu ke Ombudsman soal dugaan intimidasi. (dok. Irham Sadani Rambe)
Medan -

Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara (Sumut) membuat aduan ke Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumut. Mereka mengaku diintimidasi setelah melakukan aksi demo terkait dugaan plagiat karya ilmiah Rektor UIN Sumut Prof Syahrin Harahap.

"Rektor UIN Sumut kami duga telah melakukan mal administrasi dalam menangani aksi unjuk rasa mahasiswa di luar dan di dalam kampus. Indikasinya, pihak rektorat melakukan kebijakan di luar yang diatur dalam statuta UIN Sumut dengan mengirim utusan ke rumah orang tua mahasiswa untuk meredam dan mengekang kebebasan mahasiswa menyampaikan pendapat di muka umum," kata salah satu mahasiswa, Irham Sadani Rambe kepada wartawan, Rabu (21/4/2021).

Irham menceritakan dugaan intimidasi ini berawal dari aksi mogok makan yang mereka lakukan menuntut rektor UIN Sumut diperiksa terkait dugaan plagiat. Irham mengatakan mereka melakukan demo itu selama tiga hari di Medan.

"Mulai dari tanggal 29 Maret sampai 2 April di depan hotel JW Marriot, Medan, saat berlangsungnya pertemuan Rektor PTKN se- Indonesia dan di Kampus UIN Sumut. Bertujuan untuk menyuarakan tuntutan agar Menteri Agama RI membentuk tim independen melakukan investigasi dan memeriksa kasus dugaan plagiasi Rektor Prof Syahrin Harahap," ucapnya.

Usai demo itu, Irham mengaku orang tuanya didatangi pihak kampus UIN Sumut untuk meminta agar dirinya berhenti melakukan demo. Pihak kampus disebut mengancam akan memecat dirinya jika tidak berhenti melakukan demo.

"Pada hari Sabtu, 3 April 2021, sekitar Pukul 22.30 WIB malam, pihak UINSU mengirim lima orang utusan yakni para Wakil Dekan III mendatangi rumah Bapak Irwansyah Rambe, orang tua dari kordinator aksi Irham Sadani Rambe di Jalan Padang Bulan, Gang Rahmad, Rantauprapat. Para Wakil Dekan menegur dan meminta pak Irwansyah agar menasehati dan membujuk Irham Sadani Rambe agar tidak lagi melakukan aksi-aksi unjuk rasa di UINSU. Sebab jika masih terus melakukan aksi, maka kuliah Irham Sadani akan terkendala dan bisa dipecat dari UINSU," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2