Istri Penganiaya Perawat RS Siloam Buka Suara soal Tindakan Suster

M Syahbana - detikNews
Selasa, 20 Apr 2021 16:15 WIB
Video aksi penganiayaan terhadap perawat sebuah RS di Palembang viral di medsos. Korban melaporkan kejadian ke polisi. (Screenshot video viral)
Foto: Video aksi penganiayaan terhadap perawat sebuah RS di Palembang viral di medsos. Korban melaporkan kejadian ke polisi. (Screenshot video viral)
Palembang -

Istri tersangka kasus penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya Jason Tjakrawinata, Melisa (35), buka suara soal kasus yang menjerat suaminya. Dia bicara soal awal mula penganiayaan terjadi.

"Iya memang kemarin saya sempat klarifikasi bahwa sebenarnya kejadian itu bermula adanya ketidakprofesionalan seorang suster rumah sakit dalam melayani pasien. Hal itu menurut saya sebagai orang tua bisa berakibat fatal, apalagi anak saya kan masih balita," kata Melisa ketika dihubungi detikcom, Selasa (29/4/2021).

Dia mempermasalahkan perlakuan perawat itu. Dia menyebut nada bicara hingga ucapan perawat itu dinilainya tak pantas saat menangani pasien.

"Dari awal anak saya dirawat, perasaan saya sudah tidak enak melihat sikap suster itu. Nada bicaranya agak ketus saat menangani anak saya yang rewel, dia nyeletuk 'Ini (anaknya) rewel terus, harusnya kalau siang jangan ditidurin jadi malam tidak rewel terus'. Saya kan jadi tidak enak dengarnya, kok bisa seorang suster tega ngomong seperti itu," ujar Melisa.

Melisa mengatakan cara perawat mencabut infus anaknya juga kasar. Dia menduga hal itu dilakukan tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Ternyata benar kejadian kan, udah dia nyabutnya kasar darah sampai ke mana-mana di baju, lantai, kasur. Setahu saya usai melepas inpus langsung di kasih alkohol dan kapas, sedangkan anak saya itu tidak kan itu tidak sesuai prosedur. Eh malah saya disalahin katanya, 'Sebaiknya ibu jangan gendong anak ibu'. Ya ibu mana coba yang tak sampai hati melihat tangan anaknya bercucuran darah sampai ke lantai," tuturnya.

Melihat yang terjadi pada anaknya, Melisa mengaku panik. Dia juga sempat menyaksikan perawat membersihkan darah anaknya yang berlumuran di lantai.

"Sebagai seorang ibu saya pikir wajar jika saya panik, apalagi setelah liat anak saya sampai keluar darah. Saya juga melihat suster itu langsung ngelapin darah anak saya yang bercucuran di lantai. Si suster itu tidak mau meminta maaf, padahal bukti bekas darahnya di baju, ada semua saya foto," kata Melisa.

Simak juga 'Soal 'Saya Polisi' di Penganiayaan Perawat RS Siloam, Ini Penjelasannya':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2