Kemdikbud soal Kamus Sejarah Tanpa KH Hasyim Asy'ari: Tak Diterbitkan Resmi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 20 Apr 2021 11:51 WIB
Gita Bahana Nusantara (GBN) selalu mengisi acara untuk Perayaan HUT RI. Tapi, ada yang beda di tahun ini, GBN menggelar konser secara virtual.
Foto: Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid (Dok: Kemendikbud)

Diberitakan sebelumnya, PKB protes nama KH Hasyim Asy'ari tidak dimuat dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I buatan Kemendikbud. PKB meminta Kemendikbud menarik Kamus Sejarah Indonesia Jilid I dari peredaran.

"PKB protes keras karena KH Hasyim Asy'ari enggak tertulis dalam kamus sejarah Indonesia terbitan dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, sementara Abu Bakar Ba'asyir yang ditahan negara malah ada," kata Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, kepada wartawan, Selasa (20/4).

"Pahlawan nasional sekaligus pendiri NU tidak diakui oleh buku terbitan Kemendikbud. Sementara tokoh yang dianggap penyokong radikalisme malah mendapat tempat di buku terbitan Kemendikbud. Ada yang aneh dengan Kemendikbud hari ini," imbuhnya.

Elite PKB lainnya, Syaiful Huda menjelaskan pada sampul Kamus Sejarah Jilid I buatan Kemendikbud memang ada gambar KH Hasyim Asy'ari. Namun tak ada penjelasan mengenai kiprah perjuangannya dalam kamusnya.

"Anehnya di sampul Kamus Sejarah Jilid I ini ada gambar KH Hasyim Asy'ari, tapi dalam kontennya tidak dimasukkan sejarah dan kiprah perjuangan beliau. Lebih aneh lagi ada nama-nama tokoh lain yang masuk kamus ini, termasuk nama Gubernur Belanda HJ Van Mook dan tokoh militer Jepang Harada Kumaichi, yang dipandang berkontribusi dalam proses pembentukan negara Indonesia," sesal Huda.


(zak/imk)