detikcom Do Your Magic

Wagub DKI Setuju Jembatan Kota Paris Dibongkar

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 18:00 WIB
Ahmad Riza Patria (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria setuju dengan aspirasi warga Johar Baru agar Jembatan Kota Paris dibongkar. Jembatan itu bikin resah warga karena acap kali menjadi akses tawuran bersenjata tajam.

"Ya setuju, sejauh tidak mengganggu fasilitas umum," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kepada detikcom, Senin (19/4/2021).

Jembatan itu menjadi jalan pelaku tawuran yang sering terjadi di lingkungan itu, yakni lingkungan antara Kelurahan Kampung Rawa dan Kampung Kota Paris Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru.

"Tapi kalau di situ jadi tempat penghubung, kita harus cari cara lain. Namun apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat tentu akan kita perhatikan bersama dan kita carikan solusi terbaik sehingga jembatan tetap menjadi tempat penghubung untuk jalan fasilitas umum dan tidak dipergunakan untuk kepentingan yang tidak baik," ujar Riza saat diwawancarai wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Supaya warga tak lagi tawuran, semua pihak harus bekerja sama. Semua masyarakat harus bisa menjaga lingkungan dari pengaruh negatif minuman keras dan narkoba.

"Tugas kita semua masyarakat untuk memastikan bahwa anak-anak kita jaga dan kita pastikan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak baik, seperti tawuran, narkoba, miras, dan lain-lain," kata dia.

Jembatan itu memang sudah ditembok sejak 2017, namun tetap saja orang-orang yang tawuran bersenjata tajam melewati jalan itu.

"Kalau warga sih memang ada yang setuju ada yang nggak. Cuma kalau RT-RT kan sudah setuju semua (jembatan itu dibongkar)," Kata Sekretaris RW 05 Kelurahan Tanah Tinggi yang juga menaungi Kampung Kota Paris, Nanu, saat ditemui di lokasi, tadi.

Warga tidak ingin tawuran menjalar sampai halaman rumahnya. Warga sudah resah dengan kondisi yang sudah berlangsung sejak sekitar tahun 2000 itu.

Ketua RW 06 Kampung Rawa, Husnan Hendriyadi bicara soal Jembatan Kota Paris di Johar Baru yang sering jadi akses tawuran. (Afzal Nur Iman/detikcom)Ketua RW 06 Kampung Rawa, Husnan Hendriyadi bicara soal Jembatan Kota Paris di Johar Baru yang sering jadi akses tawuran. (Afzal Nur Iman/detikcom)

"Namanya orang kan dia bawa parang, kita nggak bawa apa-apa, kalau bawa alat sajam gitu kan kan takut juga," ungkap Ketua RW 06 Kampung Rawa, Husnan Hendriyadi, soal kengerian bila tawuran berlangsung.

Selanjutnya, soal akses warga:

Simak juga 'Ini Usulan Anies yang Disetujui PBB soal Emisi Karbon':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2