3 Hari Terombang-ambing, Penjaga Rakit di Sulut Minta Bantuan via FB

Trisno Mais - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 17:46 WIB
Basarnas Surabaya
Ilustrasi Basarnas (Foto: Istimewa)
Manado -

Indra Saibulan, seorang penjaga rumah rakit, sudah tiga hari terombang-ambing di perairan Laut Tahuna, Sulawesi Utara (Sulut). Indra diduga hanyut karena tali rakitnya putus.

Peristiwa itu diunggah Indra Saibulan di akun media sosial (medsos) Facebook (FB) pribadinya. Video dan foto unggahan penjaga rumah rakit asal Desa Mohongsawang, Kecamatan Kendar, Tahuna, itu tersebar luas di berbagai platform.

Dilihat detikcom, Senin (19/4/2021) Indra mengatakan dirinya membutuhkan pertolongan. Video tersebut diambil di tengah lautan.

"Minta tolong bagi masyarakat Sangihe, saya pekerja rakit. Saya menjaga rakit Sangihe yang berada di depan Kota Tahuna. Tapi sekarang saya mengalami masalah putus dua tali rakit, jadi tersisa hanya satu tali yang berfungsi. Jadi saya meminta bantuan untuk segera dievakuasi ke darat untuk sementara, karena cuaca. Dan satu tali ini tidak akan bertahan satu hari di laut. Mohon bantuannya sekarang," tulis Indra dalam posting-an Facebook Indra Nhira Saibulan.

Tak sampai di situ, Indra kembali mem-posting yang kedua kalinya. Dia mengunggah dua video dengan caption 'Tolong Saya Sekarang'.

Terkait masalah tersebut Komandan Pos SAR Tahuna Steven Lumowa ikut buka suara. Menurutnya, pihak SAR masih mengalami kesulitan melakukan evakuasi. Namun, menurut dia, Pos SAR Tahuna telah berkoordinasi dengan semua pihak untuk melakukan evakuasi.

"Sampai hari ini Pos SAR Tahuna terus melakukan upaya untuk mengevakuasi Bapak Indra Saibulan yang saat ini berada di rakit. Adapun kami sudah berkoordinasi dengan BPBD, Satpolair juga dengan pemilik-pemilik kapal untuk membantu melakukan evakuasi," kata Steven ketika dimintai konfirmasi detikcom.

Steven menjelaskan laporan terkait hal itu telah masuk sejak Sabtu kemarin. Tapi upaya evakuasi terkendala cuaca ekstrem.

"Saat ini kami terkendala cuaca yang begitu ekstrem yang tidak memungkinkan untuk melakukan evakuasi, dan sampai saat ini juga kami masih terus berkomunikasi dengan Bapak Indra untuk tetap menginfokan keadaan dan posisi terakhir," sebut dia.

Steven mengatakan hingga kini Indra masih berada di atas rakit di perairan Tahuna.

"Dia bukan hanyut, tapi di atas rakit dan sampai saat ini masih di atas rakit. Sejak Sabtu sore kami menerima informasi tapi karena cuaca ekstrem sejak Sabtu untuk melakukan evakuasi kami terkendala," katanya.

(jbr/jbr)