Kena Sanksi, Kafe Lokasi Pengeroyokan Brimob-Kopassus Disegel DKI

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 17:03 WIB
Kafe yang jadi lokasi pengeroyokab Brimob dan Kopassus disegel Pemprov DKI
Foto: Kafe yang jadi lokasi pengeroyokab Brimob dan Kopassus disegel Pemprov DKI (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI menyegel kafe di Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) yang menjadi lokasi pengeroyokan anggota Kopassus dan Brimob oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK). Sebelumnya, pintu kafe itu juga telah diberi garis polisi.

Pantauan detikcom di lokasi, Senin (19/4/2021) sekitar pukul 16.20 WIB, pintu kafe ini tertutup rapat dan digembok. Tidak tampak aktivitas di kafe itu.

Terpasang sebuah stiker penyegelan sementara. Ada logo Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di stiker itu.

Segel ini teregister 2530/SATPOLPPJS/BAP/IV/2021. Stiker ini bertuliskan 'Sanksi administratif penyelenggaraan kegiatan DITUTUP SEMENTARA'.

"Barusan dipasang itu stiker sama Satpol PP. Sekitar jam 16.00 WIB (dipasang stiker penyegelan)," ucap warga sekitar.

Hingga saat ini, Polda Metro Jaya tengah mengusut kasus pengeroyokan yang menewaskan satu anggota Brimob dan melukai anggota Kopassus tersebut. 6 Saksi telah diperiksa polisi.

"Sekarang masih kita periksa saksi-saksi. Masih didalami. Sudah sekitar 5-6 saksi, ya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi detikcom hari ini.

Tubagus enggan merinci identitas saksi yang diperiksa. Dia menyebut saksi adalah orang yang berada di lokasi dan diduga kuat mengetahui peristiwa pengeroyokan tersebut.

Hingga saat ini polisi masih terus mengumpulkan bukti-bukti lain dari kasus tersebut. Tubagus menyebut kasus itu kini ditangani pihaknya.

"Iya, sekarang diambil alih di Polda Metro," ujar Tubagus.

Seperti diketahui, pengeroyokan secara brutal terhadap anggota Brimob dan Kopassus oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK) terekam CCTV. Rekaman peristiwa itu viral di media sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (18/4) pukul 05.30 WIB. Komandan Kodim (Dandim) 0504 Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana lewat pesan singkat membenarkan informasi adanya keributan tersebut.

"Kalau peristiwa dan korban benar," kata Ucu saat dimintai konfirmasi mengenai keributan tersebut.

Namun Ucu belum bisa memberikan penjelasan lebih detail mengenai kejadian tersebut. Ucu menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Kronologi kejadian masih dalam penyelidikan," ujar Ucu.

Simak video 'Rekaman CCTV Pengeroyokan Anggota Brimob dan Kopassus di Jaksel':

[Gambas:Video 20detik]



(sab/aud)