PKS Minta Penanya Ganjar Pranowo Terkait Diskotek Lapor ke Pemprov DKI

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 02:36 WIB
Ketua Komisi B DPRD DKI Abdul Aziz, rapat komisi B DPRD DKI dengan jakpro, jakpro
Foto: Ketua Komisi B DPRD DKI Abdul Aziz. (Arief Ikhsanudin/detikcom).
Jakarta -

Fraksi PKS DPRD DKI menyebut tidak ada masalah terkait adanya warga yang melapor diskotek di Jakarta kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. PKS menilai bahkan menilai guyonan Ganjar untuk mengecek Jakarta dengan mengirim tim hanya candaan biasa.

"Mereka berdua juga akrab kok sama-sama orang jawa. Saya kira ini bercandaan-bercandaan saja, mereka berdua teman akrab, teman dekat. Namanya teman ada bercadaan begitu kan, nggak perlu nanggapin serius lah. Pak anies juga kalau lihat ini ketawa-ketawa saja," kata Anggota Fraksi PKS DPRD DKI, Abdul Aziz, kepada wartawan, Minggu (18/4/2021).

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta itu menyarankan warga tersebut yang melapor ke Ganjar untuk melapor sesuai dengan prosedur. Aziz yakin Pemprov akan menindaklanjuti laporan ini.

"Warga silahkan saya mau lapor ke siapapun. Cuman kita lihat ini laporan benar atau laporan main-main. Kalau ini laporan benar harus mengikuti prosedur kejadiannya di mana, kalau ada bukti-bukti nya silahkan dilaporkan pada Pemprov," jelasnya.

"Untuk apa dilaporkan ke pak Ganjar. Pemprov DKI sudah siap kok, Satpol PP nya siap, Dinas Parekrafnya siap untuk menindak," sambungnya.

Lebih lanjut, Azis lantas berbicara terkait risiko sebagai pemimpin. Dia menyebut tidak mungkin semua orang menyukai seorang pemimpin.

"Risiko jadi pemimpin seperti itu. Nggak mungkin 100% orang percaya sama kita. Nabi saja jadi pemimpin nggak 100% umatnya percaya kan. Kalau percaya ya beriman, kalau enggak ya enggak kan. Namanya manusia ya pasti ada keterbatasan ada like and dislike, biasa itu. Selama menjalankan tugasnya baik, selama mayoritas masyarakat penilaiannya baik (nggak masalah)," ujarnya.

Seperti diketahui, perbincangan dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo disiarkan secara langsung oleh Stafsus Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman di Instagram-nya. Dalam perbincangan tersebut, seorang warga bernama Tika, dalam live IG itu, bertanya langsung.

Tika membandingkan diskotek yang boleh buka. Padahal di satu sisi ada larangan dari pemerintah agar warga tidak mudik.

Simak selengkapnya

Selanjutnya
Halaman
1 2