Tahanan Polres Tangsel Tewas, Komnas HAM Buka Opsi Panggil Kapolda Metro

Rahmat Fathan - detikNews
Sabtu, 17 Apr 2021 15:40 WIB
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik bersama para anggota meninjau terkait tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme.
Taufan Damanik (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Salah seorang tahanan kasus narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial SS tewas dianiaya sesama tahanan. Komnas HAM berencana memanggil Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran terkait kematian SS.

"Iya, kita akan lihat ya, tim kita kan sudah koordinasi. Kalau nanti dibutuhkan, tentu kita akan panggil (Irjen Fadil) juga, sama dengan yang di Kalimantan Timur, cuma yang di Kaltim kami apresiasi ya karena cepat tindakannya. Kemudian juga sangat tegas, jelas juga," ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/4/2021).

Taufan membandingkan dengan kasus Herman di Kalimantan Timur. Menurutnya, Polda Kaltim saat itu bergerak cepat menyelesaikan dan mengusut kasus ini.

"Meskipun keluarga mengatakan sudah memaafkan, penegakan hukum oleh Kapolda Kaltim dikatakan harus tetap jalan. Permaafan tidak bisa menghilangkan tindak pidana. Saya kira itu contoh yang sangat bagus untuk ditiru oleh kepolisian lain," jelasnya.

Taufan juga berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini. Dia juga mendorong ada sanksi lebih dari pendisiplinan di internal polisi terkait tewasnya seorang tahanan untuk efek jera.

"Kalau dulu kan biasanya ada tindakan etik ya, disiplin internal. Kami dorong sekarang untuk tidak sekadar itu, karena ternyata tidak mengubah selama ini dengan namanya disiplin etik itu masih terjadi," ucapnya.

Sebelumnya, SS tewas dianiaya sesama tahanan. SS dianiaya oleh sesama tahanan dan ditemukan adanya luka memar serta lecet pada bagian tangan dan dahi.

Saat ini Polres Tangsel menetapkan dua tersangka dalam kasus penganiayaan SS. Kedua tersangka ini merupakan tahanan Polres Tangsel.

"Kami sudah tetapkan tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap korban, berkas perkara sudah dilimpahkan ke kejaksaan," kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan, Jumat (16/4).

Selanjutnya penyebab kematian SS >>>

Tonton juga Video: 2 Tahanan Titipan Kejari Tasikmalaya Kabur Saat Jalani Perawatan COVID-19

[Gambas:Video 20detik]




Selanjutnya
Halaman
1 2