7 Fakta Keluarga Pasien Tega Aniaya Perawat RS Siloam

ADVERTISEMENT

Round-up

7 Fakta Keluarga Pasien Tega Aniaya Perawat RS Siloam

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 17 Apr 2021 08:42 WIB

6. Motif Emosi Tangan Anak Terluka

Polisi gelar perkara penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya dengan tersangka Jason Tjakrawinata. Polisi menyebut pelaku nekat lakukan aksi karena emosi sesaat yang tak terbendung.

"Motif tersangka, emosi sesaat yang tak terbendung. Ia mengaku saat itu lelah, sudah empat hari menjaga anaknya di rumah sakit tersebut. Ia emosional melihat tangan anaknya yang terluka usai dicabut infusnya oleh korban," kata Kapolrestabes Palembang Kombes Irvan Prawira saat jumpa pers di Mapolrestabes, Sabtu (17/4/2021).

Atas perbuatannya, tersangka kini ditahan dan dijerat Pasal 351 KUHPidana. "Ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara," ujarnya.

7. Jason Tjakrawinata Minta Maaf

Jason Tjakrawinata membeberkan soal aksinya menganiaya perawat RS Siloam Sriwijaya, Christina Remauli Simatupang. Jason mengakui perbuatannya dan akhirnya meminta maaf.

"Mendengar anak saya menangis pada saat hendak pulang dari RS Siloam, saya emosional hingga nekat mendatangi perawat tersebut di RS tersebut," kata Jason di Mapolrestabes Palembang, Sabtu (17/4/2021).

"Anak saya sudah empat hari dirawat di sana dan saya harus bolak-balik untuk menjenguknya. Mendengar infus anak saya dilepas hingga anak saya menangis, saya tidak terima," tuturnya.

Sambil menundukkan kepala dengan terbata-bata, Jason menyesali perbuatannya. Dia meminta maaf kepada korban dan pihak RS Siloam.

"Saya emosional sesaat dan saya menyesali perbuatan saya. Saya benar-benar minta maaf kepada korban dan pihak RS Siloam," jelasnya.


(dwia/rfs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT