Kemendagri Panggil Ulang Sandi Damkar 'Pembongkar Korupsi' Pekan Depan

Dwi Andayani - detikNews
Sabtu, 17 Apr 2021 08:00 WIB
Petugas Damkar Depok Sandi Bongkar Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok
Petugas Damkar Depok Sandi membongkar dugaan korupsi di Dinas Damkar Depok (dok. Anggota Damkar Sandi)

Sandi juga membawa poster yang bertulisan 'Pak Presiden Jokowi tolong usut tindak pidana korupsi Dinas Pemadaman Kebakaran Depok #StopKorupsiDamkar'.

Salah satu dugaan korupsi yang diungkap Sandi ialah pengadaan sepatu pada 2018. Menurut Sandi, sepatu yang diterima oleh dirinya dan rekan kerja ini tidak sesuai dengan spesifikasi.

Sandi juga mengungkap adanya pemotongan terkait insentif mitigasi dan penyemprotan disinfektan. Seharusnya setiap petugas mendapatkan insentif Rp 1,7 juta, tapi yang diterima hanya Rp 850 ribu.

Sandi mengaku menerima ancaman berupa desakan untuk mengundurkan diri hingga diberi surat peringatan (SP) oleh atasannya usai aksinya itu. Pihak damkar telah menepis tudingan Sandi.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkar Depok Gandara membantah dugaan tersebut. Dia menyatakan perlengkapan Damkar sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Tidak benar apa yang disampaikan. Perlengkapan sesuai dengan aturan," ujar Gandara saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (12/4). Gandara mengklarifikasi soal pemotongan insentif yang juga dipersoalkan oleh Sandi. Menurutnya, insentif dipotong untuk BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial).

"Penjelasan dari bidang yang menangani, sebetulnya potongan itu buat BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan yang menjadi kewajiban anggota dan potongan tidak sebesar itu. Teknisnya bisa tanya ke bidang," imbuhnya.

Tonton juga Video: Terungkap Peran Antam Novambar Dalam Dakwaan Edhy Prabowo

[Gambas:Video 20detik]



Halaman

(dwia/knv)