'Pak Ogah' Tewas Ditusuk Temannya di Jakut Gegara Ribut Bagi Hasil

Karin Nur Secha, Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 08:25 WIB
The greatest fear, an intruder in the house.
Ilustrasi penusukan (iStock)
Jakarta -

Seorang pria bernama Andri (60) tewas ditusuk temannya sendiri di pinggir rel Bandengan Utara, Jakarta Utara. Polisi menyebut perkelahian yang berujung kematian korban ini disebabkan oleh pembagian hasil yang tidak merata. Korban dan pelaku merupakan 'pak ogah' yang biasa beroperasi di perlintasan rel Bandengan Utara.

"(Lokasi kejadian) di perbatasan Penjaringan-Tambora. Info awal akibat pembagian tidak merata," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Dermawan dalam keterangannya, Jumat (16/4/2021).

Guruh mengatakan pihaknya saat ini masih menyelidik kasus tersebut. Polisi masih mengejar pelaku.

"Pelaku identitasnya sudah diketahui, dalam pengejaran anggota kami," imbuhnya.

Penusukan ini terjadi pada Kamis (15/4) pukul 11.00 WIB di pinggir rel Bandengan Utara III, Penjaringan, Jakarta Utara. Salah satu warga bernama Pepeng (58), yang juga bekerja sebagai penjaga perlintasan rel, mengatakan konflik Andri dengan rekannya terjadi karena kesalahpahaman.

"Andri (korban) itu nggak percaya sama Pak A (pelaku). Dia ada kesalahpahaman, ya cekcok, terjadilah berantem," ujar Pepeng kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Kamis (15/4/2021).

Pepeng mengaku tidak mengetahui persis awal mula kejadian itu. Namun Pepeng melihat saat Andri ditusuk A.

"Cuma saya nggak lihat. Cuma satu yang lihat dia ditusuk pisau," kata Pepeng.

Andri ditusuk di leher. Andri sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara A langsung melarikan diri setelah menusuk Andri.

Lihat juga Video: Tinju 'Pak Ogah', Petugas Dishub Dibebastugaskan

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)