Round Up

Permintaan Maaf Siswa-siswi Jambi Usai Geger Dugem di Kantor Bupati

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 23:09 WIB
Sebanyak 40 orang diperiksa terkait acara dugem sekelompok pelajar SMA di aula kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Jambi. Polisi juga sudah menetapkan penyelenggara acara sebagai tersangka.
Foto: 20detik
Tanjung Jabung Barat -

Sekelompok pelajar salah satu SMA menghadirkan disc jockey (DJ) untuk menggelar 'dugem' di aula kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Jambi, untuk merayakan kelulusan. Kini para pelajar SMA yang ikut dugem di Kantor Bupati Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Jambi, sudah meminta maaf.

Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat, mengatakan dia sudah memaafkan ulah para pelajar itu dan meminta warga tak mengejek mereka.

"Dengan kejadian ini, jangan ada yang mem-bully mereka, jika pem-bully-an dilakukan maka sangat dapat berdampak, maka jangan melakukan pem-bully-an agar masa depan para siswa tidak terganggu," kata Anwar, Rabu (14/4/2021).

Anwar kemudian mengajak para siswa itu membaca Al-Qur'an di depan kantor Bupati. Mereka membaca surat Yasin bersama-sama.

Anwar dan para pelajar itu terlihat duduk di depan kantor bupati. Anwar berharap peristiwa dugem itu tak terulang.

"Saya sudah memaafkan sejak lama, orang yang baik itu bukan tidak pernah salah," ujar Anwar.

Sebelumnya, sekelompok pelajar salah satu SMA menggelar acara yang menghadirkan disc jockey (DJ) alias dugem di aula kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Jambi, untuk merayakan kelulusan pada Sabtu (10/4) malam. Penanggung jawab Event Organizer (EO) Tungkal Project berinisial RC sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

"Iya penyelenggara EO ini sudah kita tetapkan tersangka, ini sudah melanggar Pasal 160 KHUP dan/atau Undang-Undang Karantina Kesehatan," kata Kapolres Tanjung Jabung Barat Jambi AKBP Guntur Saputro kepada detikcom, Senin (12/4).

Selanjutnya
Halaman
1 2