Siswa SMA Dugem di Kantornya Minta Maaf, Bupati Tanjab Barat Ajak Yasinan

Ferdi Almunanda - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 21:44 WIB
Pelajar yang sempat dugem di kantor bupati minta maaf dan diajak yasinan (dok. Istimewa)
Pelajar yang sempat dugem di kantor bupati di Jambi meminta maaf dan diajak Yasinan. (Dok. Istimewa)
Jambi -

Para pelajar SMA yang ikut dugem di Kantor Bupati Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Jambi, meminta maaf. Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat, mengatakan dia sudah memaafkan ulah para pelajar itu dan meminta warga tak mengejek mereka.

"Dengan kejadian ini, jangan ada yang mem-bully mereka, jika pem-bully-an dilakukan maka sangat dapat berdampak, maka jangan melakukan pem-bully-an agar masa depan para siswa tidak terganggu," kata Anwar, Rabu (14/4/2021).

Anwar kemudian mengajak para siswa itu membaca Al-Qur'an di depan kantor Bupati. Mereka membaca surat Yasin bersama-sama.

Anwar dan para pelajar itu terlihat duduk di depan kantor bupati. Anwar berharap peristiwa dugem itu tak terulang.

"Saya sudah memaafkan sejak lama, orang yang baik itu bukan tidak pernah salah," ujar Anwar.

Sebelumnya, sekelompok pelajar salah satu SMA menggelar acara yang menghadirkan disc jockey (DJ) alias dugem di aula kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Jambi, untuk merayakan kelulusan pada Sabtu (10/4) malam. Penanggung jawab Event Organizer (EO) Tungkal Project berinisial RC ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

"Iya penyelenggara EO ini sudah kita tetapkan tersangka, ini sudah melanggar Pasal 160 KHUP dan/atau Undang-Undang Karantina Kesehatan," kata Kapolres Tanjung Jabung Barat Jambi AKBP Guntur Saputro kepada detikcom, Senin (12/4).

Polisi juga memeriksa Satgas COVID-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat serta pengelola aula kantor bupati. Hal itu dilakukan karena acara yang digelar para pelajar itu diduga melanggar prokes.

Seluruh pelajar SMA yang ikut acara itu akan diperiksa swab antigen untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Selain itu, semua siswa yang ikut dugem dalam perayaan kelulusan SMA tersebut akan mengikuti pesantren kilat untuk membina mental.

"Pelajar yang ikut acara itu rencana uji swab antigen, mereka-mereka itu juga akan kita bina mentalnya dengan mengikuti pesantren kilat di awal bulan Ramadhan ini," kata Guntur.

Simak video 'Siswa SMA Jambi Dugem di Kantor Bupati, Tersangka-Saksi Diperiksa':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)