Ketua Banggar DPR Bantah Viral Bagi Duit Bikin Kerumunan di Sumenep

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 14:08 WIB
Said Abdullah
Said Abdullah (Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)
Jakarta -

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah membantah membagikan uang hingga warga berkerumun di Sumenep, Jawa Timur. Said mengatakan video viral beredar di media sosial yang berisi pembagian uang hingga warga berkerumun itu hoax atau tidak benar.

Said menceritakan peristiwa ribuan warga berkerumun di depan rumah di Sumenep terjadi pada Rabu (14/4). Namun video yang viral di media sosial menarasikan pihaknya yang membagikan uang.

Padahal, menurut Said, tak ada pembagian uang. Said mengatakan hanya membagikan takjil kepada warga.

"Padahal sama sekali tidak ada pembagian uang. Seperak pun tidak ada pembagian uang, tapi ditulis ada pembagian uang," kata Said di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Ketua Banggar DPR mengatakan pembuat video viral tersebut merupakan tetangganya seorang pemuda berusia 22 tahun. Pembuat video itu tak bermaksud menyebarkan hoax.

Namun ada pihak lain yang menuliskan keterangan disinformasi sehingga warga berkerumun.

"Masa iya sih saya akan ngumpulin orang ribuan di depan rumah saya. Toh, saya di Jakarta dan untuk apa? Mau gagah-gagahan? Kan tidak masuk akal," ujar Said.

Diakui Said, memang pihaknya kerap membagikan bantuan kepada masyarakat Madura. Namun soal pembagian uang yang viral itu, dia tegas membantah.

"Kalau takjil saya harus akui, iya, kalau ada pembagian kambing sebelumnya kepada guru ngaji 20 kambing di satu kecamatan, iya, dalam rangka pemberdayaan para guru ngaji," ucapnya.

Kepada pembuat video, Ketua Banggar DPR sudah memaafkan dan tidak akan memproses hukum. Said mengatakan tak tega dengan pemuda tetangganya itu.

"Walaupun pembuat hoax-nya sudah ditangani aparat juga. Cuma biasalah, kalau sudah di aparat, bikin surat pernyataan, minta maaf, ya sebatas minta maaf. Karena lama-lama nggak tega juga kalau orang tuanya, ibunya datang minta tolong supaya dikeluarkan, kan susah juga kami-kami ini akhirnya," sebutnya.

Said cukup geram dengan narasi video viral yang menyebut ada pembagian uang di depan rumahnya. Dia menilai seperti ada pembunuhan karakter terhadap dirinya.

"Tapi lucunya, pembagian uang nggak ada sama sekali kata manisnya, zakat kek, nggak ada, langsung pembagian uang. Ini memang mau bunuh karakter saya ya. Ngeri sekali," imbuhnya.

Simak juga 'Vaksinasi Covid-19 untuk ASN di Yogyakarta Sempat Picu Kerumunan!':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)