PAN Diprediksi Masuk Kabinet, Isi Pos Kemenko PMK atau Kemenhub

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 12:50 WIB
Ketum PAN Zulkifli Hasan memimpin Musyawarah Wilayah Partai Amanat Nasional Kalimantan Timur, Senin(21/12).
PAN (Foto: pool)
Jakarta -

Wacana perombakan atau reshuffle kabinet menguat pekan ini. PAN santer diprediksi bergabung dengan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan mengisi pos kementerian.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno mengatakan memang reshuffle kabinet masih jadi tanda tanya. Namun, menurutnya, ada dua hal pasti.

"Reshuffle selalu jadi misteri. Karena prediksi publik kerap melesat. Dalam konteks isu reshuffle, kedua ini hanya 2 hal yang pasti," kata Adi kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).

Adi menjelaskan kepastian reshuffle soal pengisian pos Mendikbud-Ristek dan Menteri Investasi. Namun, masih tanda soal siapa nama yang akan mengisi kedua pos menteri itu.

"Pertama, presiden akan melantik menteri Kemendikbud-Ristek. Publik diselimuti tanda tanya apakah menterinya tetap Nadiem atau yang lain. Kedua, akan dilantik Menteri Investasi. Publik juga berspekulasi apakah menterinya Bahlil Lahadalia atau Bambang Brodjo, yang juga pengalaman di bidang ekonomi," ujarnya.

Muncullah PAN yang menurut Adi santer bakal masuk pemerintahan Presiden Jokowi lewat pintu reshuffle kali ini. Orang PAN tersebut, kata Adi, diprediksi mengisi pos Kemenko PMK dan Kemenhub.

"Di luar itu, jika pun ada isu reshuffle sangat terkait dengan santernya PAN yang bakal bergabung dengan koalisi Jokowi. Nama kementerian Kementerian PMK dan Kementerian Perhubungan kerap dikaitkan jika PAN jadi bergabung," ucapnya.

PAN kuat dikaitkan bakal masuk kabinet Presiden Jokowi. Jika tak ada sandungan politik, PAN diprediksi bakal masuk kabinet lewat reshuffle.

"Dalam sebulan ini, isu itu kuat sekali. Sepertinya tinggal nunggu waktu. Itu pun kalau tak ada 'tsunami politik' di tikungan akhir," imbuhnya.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.

Tonton juga Video: Pengamat Nilai Jatah Menteri Profesional Akan Dikorbankan Jika PAN Gabung

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2