Round-Up

Gempar Wanita Bulukumba Dilamar Pakai Bitcoin Rp 1,8 Miliar

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 08:01 WIB
A Bau Tenri Abeng (31) yang viral di media sosial usai dilamar pakai 2 keping BitCoin yang nilainya mencapai Rp 1,7 miliar (dok. Istimewa).
A Bau Tenri Abeng (31), yang viral di media sosial setelah dilamar pakai 2 keping Bitcoin, yang nilainya mencapai Rp 1,7 miliar. (dok. Istimewa)
Bulukumba -

Seorang pengusaha wanita asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Bau Tenri Abeng, membuat gempar dunia maya setelah dilamar kekasihnya, Radja Muh Hasbi (47). Pasalnya, Andi Bau Tenri dilamar oleh kekasihnya dengan 2 keping uang Bitcoin, yang kini bernilai fantastis, yakni Rp 1,8 miliar.

Lamaran itu awalnya berlangsung dua hari lalu atau tepatnya pada Selasa (6/4). Dua hari kemudian, Kamis (8/4), Tenri dan Radja melangsungkan akad nikah di Makassar.

"Iya lamarannya pakai Bitcoin. Harga 1 Bitcoin sekarang (Senin, 12 April) lebih Rp 800 jutaan kan dan dilamar pakai 2 Bitcoin," ujar kerabat mempelai wanita, Mismaya Alkhairat, kepada detikcom, Senin (12/4).

Bukan hanya Bitcoin, yang kala itu bernilai sampai Rp 1,7 miliar, A Bau Tenri juga ternyata dilamar dengan mahar emas, logam mulia, hingga perangkat alat salat.

"Uang panaiknya itu Bitcoin. Maharnya 3 keping logam mulia, 1 setel emas, dan seperangkat alat salat," kata Mismaya.

Lantas apa alasan kekasih A Bau Tenri dilamar kekasihnya dengan Bitcoin? A Bau Tenri menjelaskan dirinya dan suaminya memang kerap melakukan investasi menggunakan Bitcoin.

"Kebetulan saya punya suami dia main Bitcoin dari tahun 2009 memang dan punya tabungan di situ," ujar A Bau Tenri saat dihubungi terpisah.

Atas dasar kesenangan berinvestasi koin itu, Andi Tenri meminta agar suaminya tidak mencairkan Bitcoin tersebut. Dia meminta agar koin lamaran tersebut dikirim langsung ke akun miliknya.

"Dan saya memang minta tidak dicairkan, dikirim saja langsung ke akun saya," katanya.

Keputusan itu, kata Tenri, karena nilai Bitcoin belakangan ini terus naik dan dia ingin terus menyimpannya dengan alasan investasi. Sebagai contoh, nilai Bitcoin saat proses lamaran Tenri masih sebesar Rp 700 jutaan per keping.

"Kalau aset digital kan setiap detik naik. Kayak kemarin waktu lamaran, itu masih di harga Rp 700 juta satu koin, hari ini saya cek sudah Rp 865 juta satu koin," katanya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Tonton juga Video: Krisdayanti Terharu Melihat Aurel Hermansyah Dilamar Atta Halilintar

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2