Round Up

Utak-atik Nomenklatur di Balik Anies Rombak Ruangan Balai Kota

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 23:11 WIB
Kantor Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tampak kosong. Usai Ahmad Riza terkonfirmasi positif corona, gedung Blok B Balai Kota ditutup sementara.
Kantor Balai Kota DKI Jakarta (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menata ulang sejumlah ruangan di kompleks Balai Kota DKI. Ada sejumlah ruangan yang diutak-atik tata letaknya, salah satunya ruangan kantor TGUPP hingga ruang fitness.

Penataan ulang ini untuk optimalisasi tugas dan fungsi perangkat daerah atau unit kerja seusai penataan organisasi. Hal ini tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 442 Tahun 2021 tentang Penataan Ruang Kantor Perangkat Daerah/Unit Kerja Pada Perangkat Daerah di Gedung Kompleks Balai Kota.

"Selama masa penataan ruang kantor Perangkat Daerah/Unit Kerja pada Perangkat Daerah tetap melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana mestinya," demikian isi Kepgub Anies, seperti dilihat, Rabu (14/4/2021).

Dalam Kepgub ini disebutkan biaya untuk pengangkutan barang dan perpindahan ruangan dalam rangka penataan ruang kantor dibebankan pada APBD melalui dokumen pelaksanaan anggaran tiap perangkat daerah.

Adanya Kepgub ini menggugurkan Kepgub Nomor 1261 tahun 2013 tentang Penempatan Kantor Perangkat Daerah/Unit Kerja Perangkat Daerah dalam Bangunan Gedung Komplek Balai Kota. Serta Kepgub Nomor 1070 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Nomor 1261 Tahun 2013 tentang Penempatan Kantor Perangkat Daerah/Unit Kerja Perangkat Daerah dalam Bangunan Gedung Komplek Balai Kota.

"Dan ketentuan lain yang bertentangan dengan Keputusan Gubernur ini dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," tulis Kepgub Anies.

Kepgub ini diteken Anies pada 12 April 2021. Ruangan yang ditata mulai dari Blok E, Blok F, Blok G, hingga Blok H. Berikut ini daftar ruangan yang ditata:

Sekretariat Daerah

1. Sekretaris Daerah
2. Asisten Sekretaris Daerah
3. Deputi Gubernur
4. Biro Pemerintahan
5. Biro Hukum
6. Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi
7. Biro Kepala Daerah
8. Biro Perekonomian dan Keuangan
9. Biro Kerja Sama Daerah
10. Biro Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah
11. Biro Pembangunan dan Lingkungan Hidup
12. Biro Kesejahteraan Sosial
13. Biro Pendidikan dan Mental Spiritual

Dinas/Satuan Polisi Pamong Praja

1. Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik
2. Satuan Polisi Pamong Praja

Lembaga Teknis Daerah

1. Inspektorat
2. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
3. Badan Pengelolaan Keuangan Daerah
4. Badan Kepegawaian Daerah
5. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
6. Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah
7. Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa
8. UP Jakarta Smart City
9. UP Layanan Pengadaan Secara Elektronik
10. Pusat Pelayanan Statistik
11. Smart Change
12. Pusat Inovasi Pengembangan Perkotaan
13. Jakarta Development Collaboration Network
14. Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai
15. Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan

Ruangan Lainnya

1. Ruang TPA Negeri Bale Bermain Balai Kota
2. Ruang Serba Guna
3. Ruang Laktasi
4. Ruang Pola dan Ruang Tempoe Doeloe
5. Ruang Pertemuan Terpadu (Seribu Wajah)
6. Ruang Bimtek
7. Ruang Fitness
8. Ruang Test CAT

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui penataan ulang sejumlah ruangan di Balai Kota ini.

"Nggak tahu, saya baru dengar. Ya mungkin penataan TGUPP di lantai 18. Saya belum tahu," kata Riza di Balai Kota.

Selanjutnya
Halaman
1 2