Bikin Geleng-geleng! Siswa Nekat Dugem di Kantor Bupati Tanjab Barat Jambi

Ferdi Almunanda - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 13:12 WIB
Jambi -

Sekelompok pelajar salah satu SMA menggelar disc jockey (DJ) atau dugem di aula kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Jambi, untuk merayakan kelulusan. Penanggung jawab Event Organizer (EO) Tungkal Project berinisial RC ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

"Iya penyelenggara EO ini sudah kita tetapkan tersangka, ini sudah melanggar Pasal 160 KHUP dan/atau Undang-Undang Karantina Kesehatan," kata Kapolres Tanjung Jabung Barat Jambi AKBP Guntur Saputro kepada detikcom, Senin (12/4/2021).

Tidak hanya penyelenggara EO, polisi juga sedang memeriksa gugus tugas Kabupaten Tanjung Jabung Barat serta pengelola aula kantor bupati. "Nanti akan kita periksa juga gugus tugas dan pengelola aula kantor bupati itu, yang jelas kasus ini akan terus berlanjut," ujar Guntur.

Sementara itu, saat ini seluruh pelajar SMA di Tanjabbar Jambi juga akan diperiksa swab antigen untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Selain itu, seluruh siswa yang ikut dugem dalam perayaan kelulusan SMA tersebut akan mengikuti pesantren kilat untuk membina mental.

"Pelajar yang ikut acara itu rencana uji swab antigen, mereka-mereka itu juga akan kita bina mentalnya dengan mengikuti pesantren kilat di awal bulan Ramadhan ini," kata Guntur.

Pelajar di salah satu SMA di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi pada Sabtu malam (10/4) melakukan kegiatan pesta disc jockey (Dj) untuk merayakan kelulusan mereka.

Bahkan pesta disc jockey layaknya dunia gemerlap itu diselenggarakan oleh penyelenggara event organizer di Aula kantor Bupati Tanjung Jabung Barat Jambi dengan tema 'The Class Of 21 Great Party'. Tak berselang lama, kegiatan itu kemudian dibubarkan polisi dengan mendatangi aula kantor bupati tersebut.

Bupati Tanjung Jabung Barat Jambi Anwar Sadat, yang baru saja dilantik sebagai bupati terpilih di Pilkada 2020 Jambi, juga ikut menyesalkan kejadian yang dilakukan oleh pelajar tersebut di tengah pandemi Corona.

Anwar juga akan mencabut izin EO tersebut karena telah mempermalukan daerah Tanjung Jabung Barat, Jambi. Tidak hanya itu, Kabag Umum dan Kasat Pol PP Tanjung Jabung Barat juga akan dipanggil oleh bupati.

(idh/fjp)