Menurut Ustaz Hanan Attaki, Ramadhan adalah waktu yang menyenangkan bagi orang dengan iman yang baik. Sementara itu, puasa adalah ibadah yang menyenangkan bagi orang beriman.
"Karena itu, Allah memanggil orang-orang yang beriman, 'ya ayyuhalladzi na'amanu' (untuk menjalankan puasa)," kata Ustaz Hanan Attaki.
"Sehingga, apabila kita ingin mengukur apakah iman kita sudah baik ataukah iman kita masih lemah, tanyakanlah pada diri masing-masing, apakah kita sudah mampu menikmati puasa Ramadhan? Apakah kita merasa senang dan bahagia dengan kedatangan bulan suci Ramadhan? Apakah kita merasa sedih di akhir Ramadhan, takut kehilangan Ramadhan dan tidak bertemu lagi dengannya di tahun yang akan datang?" tambah Ustaz Hanan Attaki.
Ustaz Hanan Attaki kemudian menuturkan bagaimana Allah mengingatkan hamba-Nya untuk beriman agar mencapai puasa Ramadhan sebagai rihlah, serta berbagi cara memperbaharui iman dan menguatkan iman sebagai bekal di bulan Ramadhan.
Selengkapnya detikKultum bersama Ustaz Hanan Attaki: Bekal Ramadhan tonton DI SINI.
(erd/erd)











































