Produk Investasi yang Picu Karyawan Curi 14 iPhone Ternyata Ilegal

Karin Nur Secha - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 16:23 WIB
Polisi tangkap karyawan yang curi 14 unit iPhone 11 Pro Max.
Polisi menangkap karyawan yang mencuri 14 unit iPhone 11 Pro Max. (Kairn/detikcom)
Jakarta -

Polisi menangkap GL (29), karyawan yang mencuri 14 unit iPhone di tokonya di Rukan Sedayu Square, Cengkareng, Jakarta Barat. Tersangka GL nekat mencuri karena terlilit utang Rp 106 juta lantaran ikut investasi trading.

"Bahwa motif pencurian 14 handphone ini didasari dari pelaku yang terlilit utang karena yang bersangkutan bermain investasi. Bermain jasa investasi trading, di mana trading tersebut juga tidak memiliki izin," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibodo di kantornya, Jl S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (14/3/2021).

Kemudian Ady menjelaskan secara singkat kronologi awal mula pelaku bisa meminjam uang kepada teman-temannya hingga ratusan juta rupiah.

"Jadi mekanismenya yang bersangkutan harus lakukan inject dana kepada akun tersebut yang meminjam kepada teman-temannya, pada saat meminjam dilakukan untuk inject dana," ungkap Ady.

Namun investasi yang digeluti tersangka tidak membuahkan untung. Ia kemudian ditagih utang oleh teman-temannya.

"Sehingga dalam periode tertentu, yang bersangkutan, dia ditagih oleh teman-temannya karena utang tersebut, karena cukup besar utangnya. Sementara mungkin dari jasa investasi tersebut dia mengalami kerugian. Itulah yang memotivasi tersangka melakukan pencurian," lanjutnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan tersangka ikut investasi berjangka. Polisi berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Olymptrade. Kaitan perusahaan ini akan kami dalami sambil berkoordinasi dengan pihak OJK," kata Arsya.

Diketahui bahwa tersangka merupakan orang kepercayaan pemilik toko yang telah bekerja selama 5 tahun. Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat Iptu Avrilendy menyebut tersangka sudah selevel 'manajer'.

"Dia sekarang ini orang kepercayaan di toko tersebut, sekelas manajer yang mengatur keluar-masuk barang," kata Avrilendy.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2