GNPF Sumut Minta Gubsu Edy Cek YouTube Biar Ingat Janji Kampanye

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 15:35 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah-detikcom)
Gubsu Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Gubernur Sumatera (Gubsu) Edy Rahmayadi bertanya kepada GNPF Ulama Sumut soal janji mana yang belum direalisasikannya. GNPF-U Sumut meminta Edy menonton YouTube biar ingat janji kampanye.

"Bisa dicek YouTube, rekam jejaknya ada kok di situ dan kita nggak mengada-ada, bisa dikonfirmasi ke mantan Ketua MUI Abdullahsyah, dia ikut menandatangani. Di Hotel Madani kegiatan itu," kata Ketua GNPF Ulama Sumut Aidan Nazwir saat dihubungi, Rabu (14/4/2021).

Dia menuding Edy tak teliti dengan janji-janjinya semasa kampanye. Aidan meminta Edy menyuruh stafnya membongkar berkas.

"Coba minta stafnya bongkar file karena, kalau yang sekelas ini tidak di-file-kan, kita ragukan ketelitian dia terhadap tertib administrasi," ujarnya.

Aidan menduga Gubsu bukan tidak mengetahui soal perjanjian itu, tapi lupa. Karena itu, Aidan mempertanyakan komitmen Edy untuk melaksanakan janji kampanye saat Pilgub 2018.

"Mungkin saja beliau itu lupa, tapi kalau hal sepenting ini dia lupa, kita mulai mempertanyakan sampai sejauh mana komitmennya terhadap janji-janjinya," tuturnya.

"Kalau seseorang itu wajar, manusiawi, tapi seharusnya dia punya bawahan, seharusnya dikonfirmasinya dulu, jangan-jangan sudah beberapa kali disampaikannya tapi dia tidak peduli," sambung Aidan.

Sebelumnya, GNPF Ulama Sumut mengatakan pihaknya membuat lima komitmen dengan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekhshah sebagai syarat dukungan di Pilgubsu 2018. Hingga saat ini, menurut GNPF-U Sumut, janji itu disebut belum terealisasi.

"Jadi sejauh ini, sudah dua tahun ini, masyarakat beranggapan MoU itu belum dilaksanakan. Cenderung belum dilaksanakan. Dari kelima poin sesuai MoU itu nggak kelihatan komitmen Gubsu dilaksanakan. Itulah kemarin salah satu yang dibahas, menjadi rekomendasi untuk disampaikan," ucap Ketua GNPF Ulama Sumut Aidan Nazwir kepada wartawan, Selasa (13/4).

Menurutnya, janji itu terdiri dari:

1. Berkomitmen membela kepentingan Islam, Umat Islam, dan Ulama
2. Berkomitmen menjaga keberadaan dan mensertifikasi masjid-masjid yang ada di Sumatera Utara secara bertahap
3. Berkomitmen membangun ekonomi Islam dengan mewujudkan perbankan syariah
4. Berkomitmen membangun Islamic Center
5. Berkomitmen menjadikan GNPF Ulama Sumut, ormas Islam, para ulama serta umat sebagai mitra strategis dalam mengelola persoalan Sumut.

Gubsu Edy pun heran ditagih janji. Dia mengaku tidak mengetahui janji yang dia buat bersama GNPF yang belum terealisasi.

"Apa itu? Nggak tahu saya. Yang belum terealisasi yang mana? Nanti tanya GNPF," kata Edy di rumah dinas Gubsu, Medan.

(haf/haf)