Round-Up

Isu Reshuffle Menguat, Siapa Terdepak dari Kabinet?

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 04:10 WIB
Menteri-menteri Kabinet Jokowi, menteri jokowi,
Foto: Kabinet Indonesia Maju (BPMI Setpres)
Jakarta -

Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju menguat. Bocorannya, reshuffle menteri Jokowi bakal dilakukan pekan ini. Siapa menteri bakal terdepak?

Lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) membuat survei soal menteri-menteri yang dianggap paling memuaskan. Ada juga menteri yang paling mengecewakan hingga yang dinilai paling layak di-reshuffle.

Survei dilakukan pada 10 Maret sampai awal April, melibatkan 1.200 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling, sampling error 2,5%, dengan tingkat akurasi data 97%. Hasil survei dipaparkan oleh Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah.

"Ibu Sri Mulyani dianggap sebagai menteri yang bekerja paling memuaskan," kata Dedi, Sabtu (10/4/2021).

Ada pula menteri yang dianggap publik paling layak di-reshuffle. Berikut ini hasil survei persepsi publik mengenai kinerja kementerian:

Kementerian paling populer
1. Kemensos: 73,1%
2. Kemendagri: 64,8%
3. Kemenhan: 58%
4. Kemenkeu: 41%
5. KemenPUPR 37%

Menteri paling populer
1. Prabowo Subianto: 56%
2. Tito Karnavian: 43%
3. Sandiaga Uno: 39%
4. Mahfud Md: 30%
5. Sri Mulyani 29%

Menteri berkinerja paling memuaskan
1. Sri Mulyani: 54,7%
2. Retno LP Marsudi: 50%
3. Tri Rismaharini: 42%
4. Tito Karnavian: 38%
5. Mahfud Md: 34%

Menteri yang dianggap paling tak memuaskan
1. Yasonna H Laoly: 50%
2. Ida Fauziyah: 45%
3. Zainudin Amali: 40%
4. Syahrul Yasin Limpo: 33%
5. Tjahjo Kumolo: 31%

Kementerian yang diharapkan di-reshuffle
1. Kemenko Perekonomian: 36%
2. Kemenko Polhukam: 24%
3. Kemenko Maritim dan Investasi: 11%
4. Kemenko PMK: 29%

Menteri di bawah Kemenko Perekonomian yang diharapkan di-reshuffle
1. Ida Fauziyah: 46%
2. Teten Masduki: 28%
3. Syahrul Yasin Limpo: 27%
4. Wahyu Sakti Trenggono: 30%
5. Siti Nurbaya Bakar: 23%
6. Arifin Tasrif: 19%

Menteri di bawah Kemenko Polhukam yang diharapkan di-reshuffle
1. Yasonna H Laoly: 54%
2. Tjahjo Kumolo: 34%
3. Johnny G Plate: 29%

Menteri di bawah Kemenko PMK yang diharapkan di-reshuffle
1. Zainudin Amali: 41%
2. I Gusti Ayu Bintang Darmawati: 15%
3. Abdul Halim Iskandar: 12%

Tonton video 'Ali Ngabalin: InsyaAllah Reshuffle Kabinet Pekan Ini!':

[Gambas:Video 20detik]



Adapun Relawan Jokowi mendorong lima menteri ini diganti. Ketua Umum Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer atau Noel mengabarkan Jokowi tengah merumuskan pergantian sejumlah menteri pada bulan ini.

JoMan mengaku sudah mengantongi nama kandidat menteri kena reshuffle. Namun, versi JoMan, ada lima menteri yang layak di-reshuffle di antaranya Menteri Pertanian Yasin Limpo, Menteri Agraria Sofyan Djalil, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

"Reshuffle ini penting agar menteri tidak bekerja sendiri-sendiri. Kita bisa lihat Menteri Lutfi, Presiden tak mau impor, lo, kok malah ngeyel impor. Begitu juga kasus subsidi pupuk yang tidak berdampak pada swasembada hasil pertanian," kata Noel.

Noel menilai kinerja Menkominfo Johnny G Plate masih melempem. Noel menyoroti pemblokiran situs-situs atau akun-akun radikal di media sosial.

"Khusus Pratikno, kalau dia dipertahankan, akan ada jarak luar biasa antara Jokowi dan rakyat," ujar Noel.

Teranyar isu reshuffle ini makin kuat. Adalah Tenaga ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin yang membocorkan waktu reshuffle kabinet.

Ngabalin mengaku sering mengikuti kebiasaan Presiden Jokowi terkait reshuffle kabinet. Dia yakin reshuffle kabinet kali ini bakal cepat.

"Presiden sangat independen, tidak ragu mengambil keputusan. Biasanya cepat. Bang Ali yakin dalam pekan ini beliau akan mengambil keputusan-keputusan penting itu," jelas Ngabalin, Selasa (13/4/2021).

Juru bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi, menyatakan wapres sudah diajak rembukan Presiden Jokowi soal isu reshuffle. Meski begitu, Masduki tidak bicara detil soal reshuffle. Masduki mengaku belum memperoleh kabar terkini soal reshuffle.

Lantas, siapa menteri yang bakal terdepak?

(idn/dwia)