Terdakwa Penyuap Juliari Akui Perusahaannya Tak Pengalaman di Bidang Bansos

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 19:24 WIB
Sidang kasus suap bansos corona
Sidang kasus bansos Corona. (Zunita Amalia Putri/detikcom)
Jakarta -

Jaksa KPK menanyakan terdakwa penyuap mantan Mensos Juliari Peter Batubara dkk, Ardian Iskandar Maddanatja, terkait bidang usaha perusahaan PT Tigapilar Agro Utama. Ardian mengaku perusahaannya itu belum pernah mengurus pengadaan bansos atau sembako lainnya.

Pengakuan itu disampaikan Ardian saat diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Senin (12/4/2021). Ardian menyebut perusahaannya bergerak di bidang transportasi dan distribusi pupuk.

"Tigapilar Agro Utama ini bidang usahanya apa?" tanya jaksa KPK.

"Perdagangan komoditas, transportasi darat, dan membantu distribusi pupuk," jawab Ardian.

Jaksa kembali menanyakan pengalaman Ardian dalam pengadaan barang bansos atau sembako lainnya. Ardian pun mengakui perusahaannya tidak pernah menyediakan jasa penyediaan sembako.

"Apakah PT Tigapilar pernah menjadi atau ditunjuk dalam bidang usaha terkait penyediaan sembako?" cecar jaksa, dan dijawab 'tidak' oleh Ardian.

Ardian menceritakan awal mula tertarik ikut dalam pengadaan bansos Corona pada Agustus 2020. Saat menemui Helmi Rivai, Ardian turut mengajak pihak swasta bernama Ria untuk meyakinkan Helmi agar dia bisa ikut dalam proyek bansos Corona.

Ria, lanjut Ardian, sudah pernah terlibat sebagai penyedia barang bansos Corona di Kementerian Sosial pada tahap-tahap sebelumnya.

"Usaha beras yang di Banten milik Ibu Ria. Ibu Ria merupakan pemasok salah satu penyedia jasa di tahap-tahap sebelumnya, untuk beras dan barang lainnya," ucap Ardian.

Simak video 'Berkas Lengkap, Juliari Batubara Segera Disidang di Kasus Bansos Corona':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2