Walkot Semarang Apresiasi Pelaksanaan KKL Online D3 Manajemen Undip

Angga Laraspati - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 16:03 WIB
Pemkot Semarang
Foto: Dok. Pemkot Semarang
Jakarta -

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi upaya D3 Manajemen Universitas Diponegoro (Undip) Kampus Rembang yang menjalankan kegiatan dengan sejumlah penyesuaian di masa pandemi. Salah satunya adalah pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) secara daring atau online yang sempat tertunda karena Pandemi COVID-19.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, menjadi pemateri di salah satu acara dengan tema 'Empowering Smart Management'. Tema itu diangkat karena dianggap sebagai salah satu isu terkini dalam dunia manajemen yang secara khusus ingin dipahami dari sudut pandang para leader ( pemimpin) untuk menjalankan fungsi actuating (menggerakkan).

Hendi pun menyampaikan apresiasi D3 Manajemen Undip Kampus Rembang yang menjalankan kegiatan tersebut. Hendi juga menyebutkan tema yang diangkat cukup relevan, karena Smart City tidak identik dengan digitalisasi, namun justru lebih dekat pada penerapan ilmu manajerial.

"Jangan berpikir Smart City ini identik dengan digitalisasi, bukan. Digitalisasi hanya merupakan instrumen pendukung dalam pengembangannya. Tapi Smart City yang utama adalah bagaimana kita mampu melakukan manajerial ulang dalam berbagai urusan, sehingga dapat lebih mudah, lebih cepat, efektif, dan efisien," terang Hendi dalam keterangan tertulis, Senin (12/4/2021).

"Karena itu saya mengapresiasi inisiasi KKL Online yang dilaksanakan kali ini, dengan tema yang relevan dengan kondisi saat ini," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi D3 Manajemen PSDKU Universitas Diponegoro Kampus Rembang, Dr. Andriyani, menyebutkan KKL Online diinisiasi sebagai pengganti KKL Offline yang terhenti sejak awal tahun 2020.

"Kita tetap harus melaksanakan KKL karena merupakan salah satu syarat mahasiswa di tahun akhir. Jadi KKL Online ini diinisiasi sebagai pengganti KKL Offline yang tidak dapat dilaksanakan pada masa Pandemi COVID-19," ungkap Andriyani.

Meski begitu, Andriyani mengungkapkan KKL yang dilaksanakan secara daring tersebut justru dapat menampung lebih banyak peserta, ketimbang KKL yang biasanya dilakukan secara offline.

"Tapi ini justru ada hikmahnya. Salah satunya ternyata pesertanya menjadi lebih banyak. Untuk itu saya terima kasih kepada Pak Hendi selaku Wali Kota Semarang yang menyempatkan diri untuk menyapa para mahasiswa," tuturnya.

(akn/ega)