Tak Ditemukan KPK, Truk Pembawa Kabur Bukti Kasus Korupsi Masih Dicari

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 15:53 WIB
Ali Fikri
Plt Jubir KPK, Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK mendapat informasi truk yang parkir di Kecamatan Hampang, Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), mengangkut barang bukti perkara dugaan korupsi Ditjen Pajak. Saat KPK mendatangi lokasi, truk sudah menghilang.

"Namun setelah tim penyidik KPK datangi lokasi, truk tersebut sudah berpindah tempat," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkat, Senin (12/4/2021).

Ali mengatakan KPK sedang melakukan pencarian. Dia meminta warga yang mengetahui keberadaan truk itu memberi informasi ke KPK.

"Saat ini kami sedang melakukan pencarian," ucapnya.

"KPK juga mengharapkan partisipasi masyarakat untuk segera melaporkan kepada KPK melalui call center 198 atau melalui e-mail informasi@kpk.go.id apabila melihat dan menemukan keberadaan dari mobil truk tersebut," sambungnya.

Dia menegaskan KPK akan menjerat siapapun yang menghalangi penyidikan kasus korupsi. Menurutnya, ada sanksi bagi pihak yang menghalangi penyidikan.

"Kami ingatkan kembali kepada pihak tertentu yang terkait dengan perkara ini tentang ketentuan Pasal 21 UU Tipikor yang telah dengan tegas memberikan sanksi hukum bagi pihak-pihak yang diduga dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan proses penyidikan yang sedang berlangsung," ujarnya.

Sebelumnya, penggeledahan digelar pada Jumat (9/4). Ada dua lokasi yang digeledah, yakni kantor PT Jhonlin Baratama dan sebuah lokasi di Kecamatan Hambalang, Kabupaten Kotabaru, Kalsel.

Setelah melakukan penggeledahan, KPK tak menemukan apa pun dari dua lokasi itu. KPK menduga barang bukti yang hendak dicari telah dihilangkan.

"Di dua lokasi tersebut, tidak ditemukan bukti yang dicari oleh KPK karena diduga telah sengaja dihilangkan oleh pihak-pihak tertentu," ujar Plt Jubir KPK, Ali Fikri.

Penggeledahan dilakukan terkait kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan. Ali menegaskan KPK bakal mengusut tuntas soal hilangnya barang bukti yang dicari itu.

(whn/haf)